Lubukbasung, siberindo.co — Kasus Covid-19 di kabupaten Agam relative stabil, menyusul tidak adanya penambahan kasus terkonfirmasi baru Senin,(8/11) ini.
Saat ini, kasus di kabupaten Agam masih tersisa 5 kasus aktif, masing-masing 3 orang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dan 2 orang menjalani isolasi mandiri, dengan 1 kasus suspek yang kini dalam pemantauan.
Seperti dijelaskan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, data Senin ini sama dengan data Minggu kemarin.
Disebutkan, hingga Senin ini, total akumulasi kasus Covid-19 di kabupaten Agam mencapai 7.805 kasus dengan rincian 7.589 orang sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia dan 5 kasus aktif yang tersebar di 4 kecamatan masing-masing 1 kasus dari kecamatan Ampek Nagari, Malalak, dan Tilatang Kamang serta 2 kasus dari kecamatan IV Angkek.
Yosefriawan berharap, dalam tidak ada lagi kasus aktif di kabupaten Agam, apalagi penambahan aksus terkonfirmasi baru, karena peran aktif masyarakat sudah semakin menonjol dalam penerapan protokol kesehatan, termasuk dengan mengikuti vaskinasi.
“ Kami berharap, protokol kesehatan tetap menjadi acuan penting dalam menjalankan aktivitas sehar-hari masyarakat, sehingga upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona bisa terjamin, termasuk dengan vaksinasi, bisa mengantisipasi dampak paparan Covid-19 dalam upaya membangun herd immunity, “ sebut Yosefriawan lagi.
JAKARTA – Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan PERADI Profesional resmi membuka pendaftaran Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Profesional Angkatan I Tahun
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyambut baik kolaborasi internasional dalam penguatan layanan operasi jantung anak di RSUP Dr. M.
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Gelak tawa dan riuh latihan silek tradisi kini berpadu dengan derak kemasan produk lokal di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo,
sumbar.siberindo.co – Implementasi dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) untuk percepatan penanganan pascabencana membuahkan hasil
sumbar.siberindo.co – Manajemen konflik adalah proses terarah untuk mengelola, meredakan, dan mengatasi perselisihan secara bijaksana dan efektif agar pihak-pihak yang terlibat dapat
Komentar