oleh

Pemprov Sumbar Gandeng BSSN Perkuat Kesadaran Keamanan Informasi di Seluruh Instansi

sumbar.siberindo.co – Ancaman di ruang siber saat ini terus berkembang sangat pesat dan tidak boleh lagi dipandang dari sisi teknis semata. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berkomitmen memperkuat pertahanan digital untuk mendukung jalannya roda pemerintahan yang aman dan terpercaya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, dalam sosialisasi Kesadaran Keamanan Informasi Identifikasi Kebutuhan Pengaturan Aspek Keamanan Pemerintah Digital di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Tata Kelola Keamanan Siber dan Sandi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.

“Ancaman siber saat ini berkembang semakin cepat dan kompleks. Ancaman tersebut bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan, manajemen risiko organisasi, dan kepercayaan publik,” ujar Rudy Rinaldy.

Baca Juga  Dua Objek Wisata Baru; Keju Lasi dan Sago Park di Sumbar Kian Ramai Dikunjungi

“Kita berkomitmen memperkuat keamanan informasi dan keamanan siber sebagai fondasi pembangunan Pemerintah Digital. Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui kerja sama strategis dengan mitra dari Korea Selatan melalui pemanfaatan solusi keamanan siber SecureMS dan OmniGuard untuk memperkuat pemantauan keamanan, deteksi dini ancaman, perlindungan sistem elektronik, dan respons terhadap insiden keamanan informasi,” lanjutnya.

Ketua Tim Tata Kelola Keamanan Siber dan Sandi BSSN, A’mas, mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan era digital saat ini.

Baca Juga  Dukung Cellica-Aep untuk Kabupaten Karawang, AHY: “Walau Favorit tapi Tetap Berjuang”

“Ancaman serangan siber semakin berkembang sementara kebutuhan layanan publik terus meningkat. Keamanan tidak hanya tanggung jawab BSSN, tapi berbagai sektor termasuk pengguna,” tegas A’mas.

Melalui sosialisasi ini, Pemprov Sumbar berharap seluruh perwakilan OPD dan instansi terkait memiliki pemahaman yang sama serta kesiapsiagaan yang tinggi dalam menjaga keamanan data publik dan infrastruktur digital di Sumatera Barat.

News Feed