Lubukbasung, siberindo.co — Kabar duka kembali menyentak jagat nurani. Uni Hj.Elly Kasim, artis legendaris kebanggaan masyarakat Minang se-dunia Rabu,(25/8) sekitar pukul 03.45 WIB di rumah sakit MMC Jakarta.
Berita duka yang membuat sontak masyarakat kabupaten Agam itu, pasalnya Uni Elly Kasim yang meninggal 76 tahun itu, lahir di Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara tanggal 27 September 1944, merupakan salah satu tokoh perantau yang selama ini dikenal peduli dengan dunia kesenian, tradisi Minang, bahkan aktif di berbagai kegiatan sosial yang membantu masyarakat di kampung halaman.
Informasi meninggalnya Hj.Ely Kasim, perantau Sumbar asal Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara itu diampaikan Keluarga Besar Minang Diaspora Network-Global (MDN-G)di berbagai group whatshapp dan media sosial yang dilansir Presiden MDN-G, Dr.Dino Patti Djalal dan Burmalis Ilyas, Direktur Eksekutif MDN-G, sangat terasa rasa kehilangan dari ragam ungkapan duka yang disampaikan masyarakat.
Kabar meninggalnya Uni Hj.Elly Kasim, yang hingga akhir hayatnya sukses menelurkan 100 album solo bertajuk lagu Minang itu, membuat sontak banyak pihak, termasuk di kabupaten Agam. Bahkan tokoh-tokoh penting di kabupaten Agam diantaranya H.Indracatri Dt.Malako nan Putiah, mantan bupati Agam dua periode yang dikenal dekat bahkan pernah belajar menyanyi dengan sosok almarhumah menyatakan duka mendalam.
Demikian juga M.Dt.Maruhun, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam yang mengaku sangat berduka dengan berpulang tokoh penting dan artis legendaris Ranah Minang yang dikenal sangat peduli akan kemajuan seni-tradisi di Kabupaten Agam itu, “ kita sangat kehilangan, semoga Allah SWT memberi tempat terbaik disisiNya, “ungkap M.Dt.Maruhun.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, jenazah Uni Hj.Elly Kasim, direncanakan akan dikebumikan di Jakarta, Rabu siang ini.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar