oleh

Atasi Hama Babi, Desa Rambai Kota Pariaman Gelar Buru Babi

PARIAMAN, Siberindo.co —Semakin mawabahnya hama babi di Desa Rambai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, Pemerintah Desa Rambai bersama pemangku adat dan pemuda mengadakan kegiatan buru babi. Walikota Pariaman Genius Umar, Kamis (21/1), meninjau   langsung jelang pelaksanaan kegiatan pemberantasan hama babi di Desa Rambai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.

Kegiatan pemberantasan hama babi dengan cara berburu menggunakan hewan anjing ini menggandeng Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) Kota Pariaman dan melibatkan dua kenagarian yakni Kenagarian Kuraitaji dan Kenagarian Lareh Nan Panjang Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Inspektur Kota Pariaman Yota Balad, Kepala Dinas Kominfo Hendri, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan Kota Pariaman Dasril, Anggota DPRD Kota Pariaman Dapil II M. Taufik dan Camat Pariaman Selatan disambut Kepala Desa Rambai Arif Fuady bersama niniak mamak, perangkat desa dan tokoh masyarakat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, karena mampu membantu para petani dalam mengatasi hama babi yang meresahkan petani.

Baca Juga  Jika Covid-19 Turun, Plt Wako Padang Janji Tinjau Pelarangan Pesta Pernikahan

” Hari ini Desa Rambai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman melaksanakan pemberantasan hama babi bekerja sama dengan PORBi. Ini merupakan langkah baik untuk memberantas hama babi tersebut. Karena sampai saat ini hama babi sudah banyak menyerang pertanian masyarakat banyak khususnya masyarakat di Desa Rambai. Semoga kedepan Petani akan lebih meningkat hasil panennya setelah dilakukan kegiatan buru babi ini, “ ungkapnya.

Baca Juga  Angin Putting Beliung Terjang Tilatang Kamang, Tiga Rumah Warga Rusak

Selain itu para peserta juga diingatkan oleh Genius bahwa selama pelaksanaan pemberantasan hama babi para peserta tidak menginjak atau merusak tanaman masyarakat, tidak membuang puntung rokok sembarangan agar tidak terjadi kebakaran, serta peliharaan masing-masing agar selalu dijaga agar tidak melukai hewan ternak.

“Kami mohon perhatian seluruh peserta agar tidak membuang puntung rokok sembarangan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, tidak menginjak tanaman atau merusak lahan masyarakat, dan menjaga hewan peliharaan masing-masing agar tidak menciderai hewan ternak warga untuk perhatian kita bersama demi kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini, “ tambahnya.

Sementara itu Kepala Desa Rambai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Arif Fuady usai pelepasan peserta pemberantasan hama babi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena mendengar keluhan dari masyarakat, dan pemberantasan hama babi juga dilakukan setelah dilaksanakan rapat beberapa hari sebelumnya bersama Pemerintah Kota Pariaman dan niniak mamak Desa Rambai.

Baca Juga  Muslimat NU Lampung: Bantulah Pemerintah Perangi Virus Radikalisme dan Covid-19

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan hasil dari kesepakatan dari seluruh masyarakat dan pemangku adat di Desa Rambai serta persetujuan dari pimpinan daerah. Semoga saja setelah kegiatan ini, tidak ada lagi hama babi yang menyerang pertanian masyarakat sehingga masyarakat bisa berkonsentrasi lagi dalam mengurus pertaniannya. Pertanian berhasil maka perekonomian masyarakat akan berjalan lancar, “ tutupnya.(Dewi lestari/at)

Komentar

News Feed