Pakan Kamih, siberindo.co — Musibah angin putting beliung terjadi Jorong Kaluang Tapi, Nagari Koto Tangah, kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu,(21/8). Akibat terjangan angin limbubu ini, 3 rumah warga mengalami kerusakan cukup serius.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Ade Harlien, camat Tilatang Kamang dan Arfi Yunanda, Kabid.Linjamsos.Dinsos Agam, musibah angin kencang mendera wilayah Tilatang Kamang, khususnya di Nagari Koto Tangah Sabtu siang tadi memicu ketakutan warga.
Pasalnya, terjangan angin kencang yang melanda itu sangat jarang terjadi, sehingga musibah itu mengundang trauma tersendiri bagi masyarakat setempat.
Dijelaskan Ade Harlien, dampak terjangan angin kencang tersebut menyebabkan 3 rumah warga di Jorong Kaluang Tapi, mengalami kerusakan serius masing-masing milik Desmawita,(44), Masril (44) dan Julpen,(63), terutama di bagian atap rumah para korban yang beterbangan diterjang angin.
“ Tidak ada korban dalam musibah, namun akibat angin kencang yang menyebabkan kerusakan di 3 rumah penduduk, juga memicu trauma warga. Saat ini, penanganan sudah dilakukan tim gabungan bersama pemerintah nagari dan kecamatan, “sebut Ade Harlien lagi.
HARMEN/kaba12.com
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar