Gadut, siberindo.co — Camat Tilatang Kamang Ade Harlien didampingi Walinagari Gadut Masferiedi dan Hendrizal, developer kompleks perumahan Habibie Resident, letakkan batu pertama pembangunan pos terpadu di Jorong Kambiang 7, Nagari Gadut, kecamatan Tilatang Kamang, Minggu,(31/10).
Pembangunan pos terpadu yang sepenuhnya ditanggung oleh developer komplek perumahan Habibie Resident tersebut, akan dimanfaatkan masyarakat dan para pemuda setempat untuk berbagai aktifitas, termasuk posko keamanan wilayah.
Menurut Ade Harlien, camat Tilatang Kamang, pihaknya memberi apresiasi khusus pada kalangan dunia usia yang memberi perhatian khusus pada upaya mendorong kemajuan termasuk ikut peduli terhadap berbagai hal terkait dengan masa pembangunan dan kemajuan dalam wilayah kerjanya.
Ade Harlien menyebutkan, hal itu sebagai bukti, besarnya perhatian dan kepedulian dunia usaha terhadap kemajuan di wilayah yang menjadi kawasan kegiatan usahanya, sehingga akan terbangun sinergi dan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan.
“ Atas nama masyarakat, kami sangat berterimkasih dan memberi apresiasi pada manajemen Habibie Resident yang membantu warga membangun pos terpadu untuk masyarakat, karena akan sangat bermanfaat untuk beragam kegiatan warga, “ sebut camat Tilatang Kamang itu lagi.
Hal senada dikatakan Masferiedi, walinagari Gadut yang menyebutkan pos terpadu yang dibangun atas dukungan developer Habibie Resident didukung swadaya masyarakat dengan bergotong royong membangun pos terpadu itu, akan sangat bermanfaat untuk beragam kegiatan masyarakat.
Disebutkan, pos terpadu itu, tidak hanya akan dimanfaatkan untuk kegiatan pemuda, seni, budaya dan aktivitas sosial lain, tapi juga akan dijadikan posko posyandu di wilayah jorong Kambiang 7 sehingga akan memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan rutin tersebut.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar