Duo Koto, siberindo.co — Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy meminta anggota pramuka untuk ikut mensukseskan program vaksinasi Covid-19 dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Audy saat menghadiri acara Kemah Bakti Save Danau Maninjau di lapangan parkir objek wisata Linggai Park, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (28/10) malam.
“Pramuka harus mempunyai kewajiban dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan ikut mensukseskan program vaksinasi,” ujar Audy.
Ia menyebut, cakupan vaksinasi di Kabupaten Agam masih berada di level terendah tingkat provinsi, sehingga diperlukan peran serta seluruh pihak yang untuk meningkatkan capaiannya.
“Peran serta seluruh pihak harus ikut berkontribusi dalam meningkatkan capaian target vaksinasi terutama untuk daerah Agam. Sebab vaksinasi itu bertujuan untuk meminimalisir dampak penyebaran Covid-19,” katanya.
Disamping itu, Wagub juga meminta gerakan pramuka untuk gencar mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi di masa pandemi. Pramuka diharapkan bisa menangkal informasi atau berita hoax soal vaksin yang marak beredar di tengah masyarakat.
Acara Kemah Bakti Save Danau Maninjau yang digelar Anak Nagari Duo Koto itu diikuti sebanyak 150 orang siswa pramuka dari 6 sekolah yang ada di Kecamatan Tanjung Raya, diantaranya MAN 4 Agam, SMKN 1 Tanjung Raya, Ponpes MTI Bayur, SMAN 1 Tanjung Raya, MAN 1 Agam, dan Ponpes Buya Hamka.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar