Lubukbasung, siberindo.co — Inovasi sistim elektronik (silek) yang digagas tim IT Disdukcapil Agam realisasikan target urusan pelayanan administrasi kependudukan di kabupaten Agam tuntas hanya sampai di tingkat Jorong. Masyarakat yang berurusan tidak perlu harus ke kantor walinagari, apalagi ke kantor camat bahkan ke kabupaten.
Hal itu, sudah direalisasikan di mayoritas jorong di 82 nagari di kabupaten Agam, dimana urusan pelayanan adminduk masyarakat tuntas hanya sampai di kantor walijorong, dengan sistim jaringan yang terkoneksi ke kantor Disdukcapil Agam.
“ Alhamdulillah, target itu sudah terpenuhi. Masyarakat akan semakin mudah dalam berurusan administrasi kependudukan, “ ungkap Rahman, plt.Kadinas Dukcapil Agam menjawab kaba12.com Kamis,(2/9).
Rahman yang didampingi Fitriandi,ST, Kabid.PIAK-PD Disdukcapil Agam menjelaskan, dalam serangkaian kegiatan pelayanan, tim PIAK-PD sudah bisa langsung terkoneksi dengan tim pelayanan walijorong di kantor masing-masing.
Seperti halnya yang dilakukan di kantor walijorong Ujuang Labuang, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara kemarin, dimana staf pelayanan walijorong sudah bisa terkoneksi dengan kantor Disdukcapil Agam, dalam melayani masyarakat, “ ini akan semakin mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Target kita, pelayanan adminduk bisa sampai ke pintu rumah masyarakat akan semakin bisa direalisasikan, “ tegas Rahman.
Dijelaskan, program inovasi silek yang digagas tim PIAK-PD Disdukcapil Agam itu, sasarannya untuk menjawab harapan banyak masyarakat dan tuntutan terhadap pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat dan hal itu sudah bisa direalisasikan dengan optimal oleh personil Disdukcapil Agam.
“ Kami sangat bangga akan hal itu. Ternyata apa yang selama ini diharapkan, bisa tuntas hanya dalam kurun waktu 2 bulan. Kami sangat berterimakasih pada mereka dan diharapkan kedepan bisa lebih maksimal, sehingga masyarakat akan semakin mudah, “ sebut Rahman lagi.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar