oleh

Di Kota Pariaman, Pj.Gubernur Sumbar Resmikan Galeri dan Los Balai Naras

PARIAMAN, Siberindo.co – Pejabat Gubernur Sumatera Barat Hamdani  didampingi  Walikota Pariaman Genius Umar  meresmikan  galeri dan los pasar Balai Naras Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman  di Balai Naras Kota Pariaman, Rabu (24/2).

Peresmian  ditandai dengan pengguntingan pita  dihadir  Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Kusworo Darpito, Team Leader Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Oversight Consultan Sumatera Barat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) Repubik Indonesia, Camat Pariaman Utara, Kepala Desa se-Kecamatan Pariaman Utara, niniak mamak dan tokoh masyarakat balai naras.

Hamdani mengapresiasi kinerja Walikota Pariaman Genius Umar karena sampai saat ini Kota Pariaman telah banyak melakukan perubahan yang signifikan sehingga membawa Kota Pariaman lebih baik lagi.

“Sejak diberikan tugas menjadi Pj.Gubernur Sumatera Barat,  ini pertama mengunjungi Kota Pariaman. Saya langsung diminta meresmikan galeri dan los Balai Naras Kota Pariaman. Ini merupakan salah satu inovasi yang diciptakan Walikota Pariaman untuk menata para padagang agar lebih nyaman lagi saat berjualan, “ kata Hamdani.

Baca Juga  Prabowo Instruksikan Kader Gerindra Dilarang Serang Pribadi Lawan Politik

Dikatakan Hamdani, hampir diseluruh Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat saat ini melakukan perubahan demi kemajuan daerah masing – masing. Sebagai kota kecil yang baru berkembang, Kota Pariaman cukup menonjol dengan perkembangan yang telah dilakukan. Kota Pariaman melakukan perubahan dari segala sektor meskipun masih pada masa pandemi covid-19.

“Pemimpin seperti inilah yang patut dicontoh. Genius melakukan perubahan untuk Kota Pariaman pada saat kondisi keuangan daerah bahkan Sumatera Barat berkurang. Artinya ketergantungan kita terhadap dana pusat cukup tinggi. Dengan APBD yang ada saat ini, tidak memungkinkan pimpinan melakukan perubahan. Untuk itu seorang pemimpin harus mampu meraih bantuan khusus dari APBN agar daerah bisa berkembang lebih cepat dan ini dilakukan oleh Walikota Pariaman Genius Umar seperti saat ini pembangunan galeri dan los dananya bersumber dari Kementerian PUPR RI, Pembangunan Pasar Pariaman dan sebelumnya pembangunan los lambung Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan,“ katanya.

Baca Juga  Bila Jumlah Keramba Berkurang 30 - 40 Persen, Akan Dikucurkan Dana Rp 15 Miliar Bagi Nelayan Danau Maninjau

Hamdani menambahkan,  Pemerintah Provinsi Sumbar akan selalu memberikan dukungan penuh untuk perkembangan yang dilakukan oleh Genius Umar. Inovasi dan terobosan lainnya masih akan kami nantikan sehingga kinerja Pemerintah Kota Pariaman akan jauh lebih baik lagi dan berdampak pada perkembangan Kota Pariaman itu sendiri.

Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj.Gubnernur Sumatera Barat pada peresmian galeri dan los Balai Naras Kota Pariaman.

“Galeri dan los pasar Balai Naras Kota Pariaman dana pembangunannya dari APBN Kementerian PUPR. Ini merupakan penghargaan khusus sehingga menjadi kebanggan bagi masyarakat Balai Naras. Saat ini  saya terima hibah asetnya sehingga galeri dan los Balai Naras Kota Pariaman ini sudah sah milik Pemerintah Desa Balai Naras Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, “ ungkapnya.

Pembangunan galeri dan los Balai Naras merupakan program pemerintah pusat melalui kegiatan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kota Pariaman. Dengan peresmian ini berarti  ada 4  pasar di Kota Pariaman yang dibiayai oleh APBN. Yakni pasar Kurai taji, los lambung Kurai Taji, Pasar Rakyat Kota Pariaman,  dan los Balai Naras.

Baca Juga  Sukses Raih Penghargaan ADWI, Pokdarwis Sungai Batang Optimalkan Pengembangan Objek Wisata

Genius berharap  galeri dan los Balai Naras Kota Pariaman ini mendukung perekonomian masyarakat Balai Naras bisa lebih baik. Dimanfaatkan sebaik mungkin oleh semua pedagang dan dirawat bersama sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kepala Desa Balai Nareh Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Ridwan menyebutkan lantai satu dimanfaatkan untuk pedagang sayur, ikan dan daging (ayam potong). Sedangkan lantai dua galeri kerajinan dan kuliner.

Pembangunan dengan dana APBN sebesar Rp 1 miliar dan swadaya masyarakat senilai Rp 15 juta. Bangunan berukuran 5 X 20 m. “Sedangkan pasar Balai Nareh dibangun tahun 1994/95. Hingga kini dimanfaatkan masyarakat sebagai pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutur Ridwan menambahkan. (at)

 

 

 

Komentar

News Feed