oleh

Wirid Mingguan di Dinas PMD Sumbar, Topiknya Tingkatkan Iman dan Taqwa 

Padang, Siberindo 

 

Tantangan dan cobaan dunia ini kepada manusia semakin dahsyat dan kuat, baik bentuknya tantangan idelogi maupun cobaan teknologi. Makanya, antisipasi yang paling ampuh adalah dengan meningkatkan iman dan taqwa.

 

Itulah saripati tausyiah dan tips yang disampaikan Ustadz Maspeg bin Abas dalam Wirid Mingguan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Jum’at (21/10/2022) pagi.

 

Wirid Mingguan yang diikuti oleh Sekretaris Dinas PMD Sumbar Amriman M., S.Pd.MM, para pejabat struktural, JFT, JFU dan seluruh ASN ini, berlangsung hangat, karena diisi juga dengan tanya jawab di akhir sesi tausiyah.

Baca Juga  Mau Genjot Pendapatan Asli? Mulai Sekarang Optimalisasi Pasar Nagari

 

Menurut Ustadz Maspeg, lima cobaan dan tantangan besar yang dihadapi umat Islam sekarang ini adalah komunisme, Yahudi, kemunafikan, dampak teknologi dan pengaruh buruk asing.

 

“Karena beratnya tantangan itu, maka hanya orang-orang yang kuat imannya yang akan mampu menghadapi semua tantangan dan cobaan dunia itu,” kata Ustadz Maspeg bin Abas lagi.

Baca Juga  Gandeng Mitra Binaan, Dosen Politeknik ATI Padang Sosialisasikan Mesin Pemarut Serundeng Semi Otomatis

 

Untuk memperkuat iman dan taqwa, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh umat Islam, antara lain membiasakan sholat berjamaah, sering-sering mengikuti majelis ilmu, dan upayakan setiap hari membaca Al Qur’an.

 

“Merenungkan kebesaran Allah SWT dan selalu berzikir, dan hindari perbuatan yang sia-sia termasuk upaya meningkatkan keimanan kita,” kata Ustadz Maspeg.

 

Sekretaris Dinas PMD Sumbar Amriman mengatakan, Wirid Mingguan ini termasuk dalam majelis ilmu, dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan keluarga besar Dinas PMD Sumbar. Karena itu, ilmu agama yang diperoleh dari ustadz, hendaknya direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Bupati Pasaman Pimpin Apel Perdana ASN Pasca Lebaran Idul Fitri

 

“Selain diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, setiap ASN DPMD juga adalah pemimpin di rumah tangganya, maka ilmu agama yang didapat hendaknya didakwahkan pula di rumah dan lingkungan sekitarnya,” kata Amriman M lagi. (PB)

News Feed