Lubukbasung, siberindo.co — Menyikapi kondisi perubahan cuaca saat ini, terutama dampak curah hujan tinggi yang rutin melanda wilayah kabupaten Agam, jajaran Pemkab.Agam himbau warga untuk selalu siaga mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Pola perubahan cuaca yang kerap mendadak, setelah panas terik, hanya dalam hitungan jam, langsung berubah menjadi hujan dengan itensitas tinggi. Kondisi ini, dikuatirkan akan berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat jika tidak siaga dan waspada, terutama bagi warga yang tengah beraktivitas di luar ruangan.
Harapan itu disebutkan M.Dt.Maruhun, Sekab.Agam yang juga kepala BPBD Agam menyikapi dampak musibah yang terjadi pasca curah hujan tinggi disertai angin kencang di berbagai wilayah kabupaten Agam dalam beberapa hari terakhir.
Disebutkan M.Dt.Maruhun, wilayah kabupaten Agam yang rentan akan dampak perubahan cuaca, harus menjadi perhatian serius masyarakat, terutama bagi warga yang menjalankan kegiatan dan beraktivitas di luar ruangan termasuk yang tengah berkendara di jalur-jalur tertentu.
“ Intinya, kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi kata kunci dalam meminimalisir dampak terhadap masyarakat, “ sebutnya.
Selain itu, pihaknhya juga mengintruksikan seluruh jajaran Pemkab.Agam khususnya yang terkait dengan penanganan dampak bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk memaksimalkan koordinasi dengan seluruh jajaran terkait sampai ke tingkat nagari.
Ditegaskan M.Dt.Maruhun, upaya menekan risiko bencana seminimal mungkin, adalah tugas utama yang harus dilaksanakan di lapangan, karena menyelamatkan masyarakat adalah tanggungjawab pelayanan yang secara maksimal harus dilakukan.
HARMEN/kaba12.com
SIBERINDO.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin
Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT/Solar) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP/Pertalite) yang
YouTube meluncurkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sesuai dengan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat sebanyak 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) dari platform digital sudah melakukan _self-assessment_ atau penilaian mandiri
Komentar