Lubukbasung, siberindo.co — Kabupaten Agam masih menyisakan 8 kasus aktif Covid-19 menyusul tidak adanya penambahan kasus terkonfirmasi, pasien sembuh maupun warga yang meninggal dunia akibat virus corona Kamis,(21/10) ini.
Kondisi ini, sama dengan data pandemic Covid-19 kabupaten Agam Rabu,(20/10) tidak saat ini, tersisa 8 kasus aktif masing-masing 1 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 dan 7 orang warga menjalani isolasi mandiri.
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam, selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang mengaku gembira dengan perkembangan tersebut.
Dijelaskan, 8 kasus aktif di kabupaten Agam saat ini masing-masing berasal dari kecamatan IV Koto 3 kasus, kecamatan Baso dan Kamang Magek masing-masing 2 kasus dan 1 kasus dari IV Angkek.
Yosefriawan berharap, seluruh kasus aktif di kabupaten Agam bisa berada di posisi nol, dan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi baru.
Untuk memposisikan hal itu, Asisten II Sekab.Agam itu, berharap, seluruh masyarakat berperan aktif dalam mengantisipasi penyebaran virus corona itu, dengan selalu mentaati protokol kesehatan.
“ Selalu pakai masker, jaga jarak aman hindari kerumuman, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan selalu jaga imun tubuh agar terhindar dari paparan virus corona itu, serta ikuti vaksinasi yang sedang gencar dilakukan pemerintah saat ini, “ harap Yosefriawan lagi.
Wakil Menteri Sosial Agus Priyono menyebut sinergi dan kolaborasi menjadi poin penting dalam mengatasi kemiskinan di tanah air. Baca Juga Wako Pariaman:
Serang – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum
Siberindo.co – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)
Siberindo.co – Peristiwa tahun 1990 sampai 1995 adalah fase perangsangan dalam gerakan mahasiswa di Indonesia. Artinya, secara teoretis gerakan sosial, dalam periode
Siberindo.co – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Padang perlu terus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja)
Komentar