oleh

Obat Duka, Pemko Payakumbuh Bantu Dua Korban Kebakaran

Payakumbuh, Siberindo

Dua pemilik rumah korban kebakaran di Kelurahan Parik Rantang RT 05 RW 04 yang terjadi pada Minggu (18/10/2020) lalu, mendapat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kedua korban adalah Gusnifa (41) seorang pedagang yang tinggal bersama keluarga di rumahnya, dan satunya lagi adalah Suhaimi (74) seorang wiraswasta yang merupakan tetangga dari Gusnifa. Korban juga tinggal bersama keluarganya.

Baca Juga  Laka Lantas Padang, Truk BBM Masuk Jurang Usai Tabrak Tiang Listrik

Mewakili Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh, bantuan diserahkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Jasriyal, Selasa (29/10) yang diterima korban langsung di dekat rumahnya yang sudah habis dilalap si jago merah tersebut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Payakumbuh, Agus Rubiono mengatakan, penyerahan bantuan ini setelah BPBD menerima hasil laporan penanganan darurat Tim Damkar Pemko Payakumbuh.

“Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban korban bencana kebakaran,” terangnya.

Baca Juga  Sebanyak 30 Pelaku UMKM Kota Pariaman Ikut Pelatihan Kewirausahaan dan Motivasi Bisnis

Adapun bantuan yang diberikan meliputi 2 paket terpal, 2 paket bantuan perlengkapan keluarga, 2 paket kompor bio masa, 2 paket sandang pangan dan 3 paket untuk perlengkapan sekolah.

Menurut Agus Rubiono, bantuan untuk korban kebakaran ini sebelumnya juga sudah diberikan oleh Dinas Sosial Payakumbuh.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak Dinsos terkait bantuan yang Dinsos berikan ke korban ini, sehingga bantuan yang kita berikan ini tidak sama dengan bantuan dari Dinsos,” ungkap Agus.

Baca Juga  Desa Kampung Apar Wakili Kota Pariaman Penilaian PKK Tingkat Provinsi Sumbar

Dan untuk paket bantuan perlengkapan sekolah ada 3 paket karena dari korban Gusnifa memiliki 2 orang anak dan untuk korban Suhaimi ada 1 orang anak yang masih sekolah.

Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran dua rumah di pusat kota itu. Dan menurut kondisi di lapangan, kerugian dari kedua korban tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta. (wba).

Komentar

News Feed