Maninjau, Siberindo.co — Sejumlah pemuda Jorong Kukuban, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melaksanakan gotong royong (Goro) pembersihan pinggir jalan dari sampah dan semak belukar, Rabu (19/1).
Goro tersebut dipusatkan di salah satu ruas jalan kabupaten penghubung Nagari Maninjau dengan Nagari Sungai Batang.
Salah seorang pemuda setempat, Fiki Taufik mengatakan, gotong royong ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh warga Kukuban guna mewujudkan lingkungan yang bersih.
“Kami berinisiatif melakukan goro agar lingkungan sekitar terlihat indah dan bersih. Sebab apabila tidak dibersihkan membuat badan jalan bertambah sempit sehingga membahayakan pengendara yang melintas,” ujarnya kepada KABA12.com.
Menurut Fiki, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat perlu ikut serta dalam menjaganya demi menciptakan lingkungan yang sehat.
Kendati begitu, ia berharap agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarang dan melakukan aktifitas goro secara rutin.
“Kebersihan lingkungan itu adalah tanggung jawab kita bersama, jadi setiap masyarakat mempunyai kewajiban untuk menjaga lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Walinagari Maninjau Alfian mengapresiasi para pemuda Jorong Kukuban yang telah berinisiatif melakukan aksi gotong royong tersebut.
“Kita dari pemerintah nagari sangat apresiasi sekali atas inisiatif pemuda Kukuban yang melakukan pembersihan sampah dan semak di pinggir jalan. Semoga ini menjadi agenda rutin kedepannya, agar tercipta lingkungan yang indah, bersih, dan sehat,” ujarnya.
(Bryan/KABA12.com)
Payakumbuh, Siberindo Putra nagari Koto Nan Ompek Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH mengingatkan Pemko Payakumbuh untuk menghormati adat salingka nagari dan status tanah
Agam, Siberindo Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar menyerahkan empat koli pakaian baru, dengan berbagai ukuran, untuk warga terdampak Banjir dan
Payakumbuh, Siberindo Sejak hari Sabtu (3/1/2026) siang di kalangan Niniak Mamak Koto Nan Ompek Payakumbuh dan awak media beredar Draft Perjanjian KAN-PEMDA
Payakumbuh, Siberindo Reaksi keras keluar dari banyak tokoh masyarakat, Niniak Mamak, bahkan Cendikiawan serta Bundo Kanduang Nagari yang selama ini banyak diam