oleh

Rapat Paripurna Penuh Interupsi Minta Pimpinan Sidang Diganti

Bukittinggi, siberindo.co — Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD, Rabu (18/08) di luar dugaan penuh dengan interupsi. Dimana, ditengah jalannya paripurna, ada intErupsi yang ditujukan untuk mengganti pimpinan sidang, yang saat itu dipegang oleh Ketua DPRD, Herman Sofyan. M. Angga Alfarici, Anggota DPRD Bukittinggi dari fraksi Gerindra , yang melakukan interupsi, menyakatan, sesuai aturannya, karena sudah ada surat masuk dari Partai Gerindra , tentang pergatian Ketua DPRD Bukittinggi.
Baca Juga  Sekretariat DPRD Labuhan Batu Kunker ke BPJ
Sehingga, meskipun memang belum dilakukan secara resmi pergantian Ketua DPRD, namun, Angga berpendapat bahwa agar tidak terjadi kesalahan dalam aturan dan administrasi, pimpinan sidang diminta untuk diganti kepada wakil ketua DPRD. “Kami sangat paham, memang pergantian Ketua DPRD belum dilaksanakan karena memang mekanismenya masih berjalan. Namun sesuai PP no 16 tahun 2010, alangkah lebih baiknya pimpinan sidang diganti. Ini tidak ada masalah psikologi dan bukan tidak menghargai, tapi ini masalah lembaga, karena akan beresiko besar pada anggota DPRD lainnya, sekretariat, terkait keuangan dan status hukumnya,” jelasnya.
Baca Juga  Libur Lebaran Objek Wisata Pariaman Tetap Buka, Tapi Prokes Ketat, PKL dan Pengunjung Dibatasi
Setelah adanya beberapa intErupsi dan masukan dari anggota dewan lainnya, sidang paripurna dengan agenda pemandangan umum terhadap ranperda penambahan modal BPRS Jam Gadang dan hantaran R-KUPA PPAS APBD TA 2021, tetap dilanjutkan dengan pimpinan sidang, Ketua DPRD, Herman Sofyan. (Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed