oleh

Libur Lebaran Objek Wisata Pariaman Tetap Buka, Tapi Prokes Ketat, PKL dan Pengunjung Dibatasi

PARIAMAN, Siberindo.co — Objek wisata di Kota Pariaman tetap dibuka selama libur lebaran Idul Fitri 2021/141 H dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Demikian disampaikan Asisten I Yaminurizal pada Rapat Tata Kelola Destinasi Wisata Selama Lebaran 2021/1442 H di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Selasa (4/5/2021).

Asisten I Yaminurizal mengatakan bahwa destinasi wisata yang dibuka ada di empat titik kawasan antara lain Talao Pauh, Pantai Gandoriah, Pantai Cermin dan Pantai Kata. Sementara itu, Pedagang Kaki Lima (PKL) di objek wisata pun dibatasi.

BACA JUGA:  Adakah yang Tahu Tentang 'Bukit HP' di Kabupaten Agam?

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co,  menurut Yaminurizal bagi PKL tidak dibenarkan ada penambahan membuka lapak baru. Mereka yang berjualan hanya PKL lama atau pedagang yang biasa berjualan di tempat destinasi wisata tersebut saja.

“Maka dari itu, diminta kepada dinas terkait dan Lurah/Kepala Desa agar pro aktif menghimbau masyarakat dan mensosialisasikan kepada masyarakat, karang taruna dan pokdarwis didaerah masing-masing agar tidak membuka lapak baru ditempat destinasi wisata”, sebutnya.

BACA JUGA:  Asneli, Ketua Dasawisma Mawar IV Desa Kajai Wakili Pariaman ke Provinsi Sumbar

Lebih lanjut, ia juga menuturkan sebelum lebaran Idul Fitri, pada H-2 lebaran  kepada dinas terkait baik Dinas Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD bersama Forkopimda Kota Pariaman membangun posko pada empat titik destinasi wisata.

“Dibukanya destinasi wisata dengan tetap menerapkan prokes, Pemko Pariaman juga melakukan pembatasan kouta pengunjung dengan batas pengunjung maksimal 25 persen, ini juga berlaku untuk pengunjung yang ingin kepulau”, jelasnya.

BACA JUGA:  Mau Nyaman Investasi di Sumbar? Ini Tips Kadis Maswar Dedi

“Pada titik pintu masuk destinasi wisata dilakukan pemungutan retribusi pada empat titik yakni 2 pos di Pantai Gandoriah dan di 2 pos di Pantai Kata yang dibuka dari pukul 08.00 s/d 17.00”, sambungnya.

Yaminurizal juga berharap dengan dibukanya destinasi wisata ini dengan disiplin protokol kesehatan maka ekonomi masyarakat tetap berjalan. (rika/at)

Komentar

News Feed