Lubukbasung, siberindo.co — Dampak hujan lebat yang mengguyur wilayah kabupaten Agam khususnya di Lubukbasung sejak Selasa siang tadi menyebabkan genangan Banjir di berbagai lokasi.
Informasi yang dihimpun kaba12.com, tidak hanya ruas jalan, termasuk ruas jalan utama di Kota Lubukbasung, dampak Banjir menyebabkan beberapa akses jalan tersekat, bahkan cukup banyak rumah-rumah warga yang terendam luapan Banjir termasuk areal pertanian penduduk.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Lubukbasung sejak Senin siang hingga malam ini , diprediksi akan memicu dampak yang lebih buruk, pasalnya di hulu beberapa aliran sungai, terlihat vulome air sudah sangat tinggi, sehingga dikuatirkan akan memicu Banjir besar.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, luapan Banjir cukup parah terjadi di wilayah Padang Baru, di Simpang Talago, wilayah Ujuang Labuah, kawasan Lapau Talang sampai ke Simpang Tigo, Hilir Pasar Lama Lubukbasung, Simpang Surau Kariang, kawasan Pulai dan banyak lokasi lain.
Sejauh ini, belum diperoleh informasi dampak lain yang dialami masyarakat, namun disebutkan, warga sudah bersiaga menyikapi luapan air yang berpotensi terjadi.
Kondisi itu, dibenarkan M.Lutfie,AR, Kalaksa BPBD Agam yang memantau perkembangan kondisi dampak curah hujan tinggi sejak Selasa siang tadi. Bahkan, personil BPBD Agam sudah turun di beberapa titik untuk memantau potensi dampak sekaligus membantu warga yang terdampak banjir.
“ Kita terus memantau perkembangan dampak hujan lebat yang terjadi. Kami himbau warga untuk selalu siaga, jika curah hujan masih tinggi, “ ungkap M.Lutfie.
Sementara, informasi dari tim BPBD Agam sendiri, selain di wilayah Lubukbasung, saat ini, dampak hujan lebat juga terjadi di ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka (SIMAKA), karena di beberapa titik ruas jalan mulai longsor.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar