Lubukbasung, siberindo.co — Ragam kepedulian terus terbangun ditengah masyarakat. Apalagi ditengah era sulit dampak pandemic covid-19, yang membuat ekonomi mayoritas masyarakat ambruk, banyak cara yang dilakukan untuk mengaplikasikan kepedulian untuk sesama.
Seperti yang dilakukan pemilik Warung Bumbu Hitam NN, Karnila Sari, yang sejak 1,5 tahun terakhir terus berikhtiar menyalurkan dan membagi makanan gratis untuk warga yang membutuhkan dan kaum dhuafa.
Warung kuliner di Pasar Lama Lubuk Basung ini memiliki cara tersendiri untuk bersedakah, tidak ingin menuai berkah sendiri, ia mengajak para pelanggan warungnya berinvetasi untuk akhirat. “Para pelanggan kami yang ingin beramal, bisa kami salurkan, dengan cara membeli menu makan kami yang nantinya akan kami salurkan kepada mereka yang layak menerima,” ujarnya, Rabu (15/12).
Dijelaskan, penyaluran makanan gratis dari Warung Bumbu Hitam NN ini dilakukan setiap hari Jumat, bertepatan dengan pelaksanaan ibadah Jumat, baik sebelum atau sesudahnya. Karnila menilai, banyak warga di sekitarnya yang layak menerima uluran tangan,sehingga, ia berharap makin banyak para pelanggan yang tergugah untuk berdonasi bersama warungnya.
Disebutkan, agar proses penyalurannya tepat sasaran, sebagai bagian dari UMKM di Lubukbasung, Karnila juga melibatkan para jorong atau kader di nagari dalam hal pendistribusian makanan tersebut, karena para jorong dan kader-kader nagari, lebih mengetahui kondisi warga, termasuk yang berhak dibantu.
Ditambahkan Karnila, bagi donatur yang ingin beramal bisa membeli menu makan di warungnya minimal satu porsi, dimana untuk satu porsi Nasi Ayam Bumbu Hitam dipatok Rp15 ribu per porsi, dan Nasi Lele Bumbu Hitam Rp13 ribu per porsi.
Ditambahkan Karnila, aksi berbagi terhadap sesama tidak hanya berlangsung setiap Jumat saja,tapi juga pada bulan Ramadhan dengan sasaran dan jumlah menu yang lebih bervariasi, ” bulan puasa kami mengajak pelanggan untuk berbagi makanan dan takjil ke panti asuhan atau ke masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar