Lubukbasung, siberindo.co — Hingga Selasa,(14/9) kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam masih sangat fluktuatif. Pasalnya, setelah sehari sebelumnya tidak ada penambahan kasus positif baru, hari ini, kembali terjadi penambahan 15 kasus, sementara jumlah pasien sembuh hanya 9 orang.
Data yang diperoleh kaba12.com dari Satgas Penanganan Covid-19 Agam, penambahan 15 kasus positif baru itu, justru meningkat di kecamatan Palupuah dengan 4 kasus, disusul kecamatan Tilatang Kamang 3 kasus, kemudian dari kecamatan Baso dan IV Angkek masing-masing 2 kasus serta dari kecamatan Lubukbasung, Tanjungraya, IV Koto, dan Banuhampu masing-masing 1 kasus.
Sementara 9 pasien sembuh masing-masing berasal dari kecamatan Banuhampu sebanyak 4 orang, dari kecamatan Palupuah dan IV Angkek masing-masing 2 orang, serta dari kecamatan Canduang 1 orang, “ kasus harian masih sangat fluktuatif, masih naik turun, “ungkap Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam yang juga Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam.
Ditambahkan, sesuai update data yang ada, total akumulasi kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai angka 7.707 kasus, dengan rincian 7.276 orang sudah dinyatakan sembuh, 205 orang meninggal dunia dan 226 orang kasus aktif, masing-masing 21 orang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan dan 205 orang menjalani isolasi mandiri.
“ Kami himbau masyarakat untuk tetap waspada, selalu taati protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak aman, hindari kerumuman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir karena virus corona masih ada dimana-mana, “ ulas Yosefriawan lagi.
HARMEN/kaba12.com
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar