oleh

SPCovid-19 Agam Kaji WFH, M.Dt.Maruhun : Sesuai PPKM Mikro 25 Persen Masuk Kantor

Lubukbasung, siberindo — Satgas Penanganan Covid-19 (SPCovid-19) Agam kembali lakukan kajian penerapan work from home (WFH) bagi seluruh OPD Pemkab.agam menyusul peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 termasuk warga yang meninggal akibat keganasan virus corona beberapa waktu belakangan. Kondisi ini, juga menyikapi tingginya angka terpapar aparatur pemerintah kabupaten Agam saat di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), bahkan Dinas Sosial Agam sempat memberlakukan lockdown karena banyaknya personil yang terpapar.
Baca Juga  Pilnag Gunung Medan, Khairul Rasyid Dt. Sinaro Unggul di Hitung Cepat
Kajian penerapan WFH itu tengah dirumuskan unsur terkait di Pemkab.Agam dengan batasan minimal 25 persen aparatur yang masuk kantor, yang diharapkan bisa ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Hal itu disebutkan ketua harian SPCovid-19 Agam M.Dt.Maruhun yang juga Sekab.Agam terkait langkah -langkah yang akan dilakukan Satgas Penanganan Covid-19, menyikapi perkembangan kondisi terkini kasus virus corona di daerah ini.
Baca Juga  Masjid Raya Sumbar dengan Instruktur H Rafles Punya Program Tahsin Alquran
Dijelaskan, SPCovid-19 Agam secara khusus terus melakukan kajian terhadap potensi ancaman yang kini semakin tinggi terhadap aparatur pelayanan dan masyarakat termasuk seluruh tenaga kesehatan yang saat ini intensif melakukan berbagai upaya menekan dampak peningkatan kasus terkonfirmasi baru. Salah satu kajian yang dilakukan saat ini, pemberlakuan WFH yang diharapkan bisa direalisasikan dalam waktu dekat,setelah kajian dan analisa oleh Asisten III Sekab.Agam dan BKPSDM Agam rampung, “ kita masih lakukan kajian dan analisa lebih dalam, “ungkap M.Dt.Maruhun.
Baca Juga  Masyarakat Minta Kepsek SD 01 Padang Sago Dipindahkan, Bupati Padang Pariaman Marah
Pemberlakuan WFH sendiri, salah satunya untuk menekan laju peningkatan kasus terkonfirmasi baru, dengan mengurangi potensi keramaian, termasuk mengantisipasi paparan virus corona pada aparatur pemerintahan yang beberapa waktu belakangan cukup tinggi. HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed