oleh

Penanganan Area TPU Kampung Baru, BPBD Mediasi Lahan Normalisasi Batang Lolo

Lubukbasung, siberindo.co — Pemkab. Agam melalui BPBD tengah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi meluasnya ancaman longsor di areal TPU Kampung Baru, Sungai Jariang yang saat ini sudah semakin mengerikan. Sebelumnya, upaya penanganan secara bertahap sedang dilakukan, untuk tahap awal sudah dilakukan pemindahan 9 makam di TPU Sungai Jariang, dan persiapan normalisasi.
Baca Juga  Niniak Mamak Tidak Anti Pembangunan Pasar, Anton Permana : Jika Wako Payakumbuh Paksakan Kehendak Kami Tempuh Jalur Hukum!
Saat ini, tengah dilakukan mediasi dengan pemilik lahan untuk pengamanan agar tidak meluasnya runtuhan tebing.
” Akan dilakukan pemindahan jalur sungai dan saat ini sedang mediasi untuk penggunaãn tanah untuk jalur sungai Batang Lolo tersebut, ” ungkap M. Lutfie, Kepala BPBD Agam menjawab kaba12.com, Selasa, (11/1). Disebutkan, pihaknya sudah ke lapangan untuk mencek kondisi di lokasi dan sudah dilakukan beberapa langkah antisipasi.
Baca Juga  Nagori Koto Nan Ompek Setuju Bangun Pasar Payakumbuh, Syaratnya Duduak Basamo di Balai Adat
Ditambahkan, saat ini, pihaknya tengah mediasi pemanfaatan lahan untuk normalisasi sungai Batang Lolo tersebut, karena untuk pengamanan ancaman longsor, jalur sungai harus ditata dan diluruskan, ” kita upayakan penanganan segera, ” ungkap M. Lutfie. Terkait dengan terancamnya tower SUTET di areal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PT. PLN untuk mengambil langkah-langkah antisipasi segera.
Baca Juga  Sumbar Raih Penghargaan Kinerja Luar Biasa dalam Membangun Daerah Tertinggal, Ini Penjelasan Gubernur Mahyeldi 
Sebelumnya rombongan anggota DPRD Agam M. Ater Dt. Manambun, bersama Indranova Dt. Panduko Basa, pj. Walinagari Sungai Jariang Lubukbasung meninjau lokasi TPU Kampung Baru Sungai Jariang yang mendesak pemerintah untuk segera turun tangan. HARMEN/kaba12.com

News Feed