oleh

Penanganan Area TPU Kampung Baru, BPBD Mediasi Lahan Normalisasi Batang Lolo

Lubukbasung, siberindo.co — Pemkab. Agam melalui BPBD tengah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi meluasnya ancaman longsor di areal TPU Kampung Baru, Sungai Jariang yang saat ini sudah semakin mengerikan. Sebelumnya, upaya penanganan secara bertahap sedang dilakukan, untuk tahap awal sudah dilakukan pemindahan 9 makam di TPU Sungai Jariang, dan persiapan normalisasi.
Baca Juga  Rakor Diskdukcapil Wilayah 1 Sumatera, Syafrizal: Data Kependudukan Strategis untuk Pemilu 2024
Saat ini, tengah dilakukan mediasi dengan pemilik lahan untuk pengamanan agar tidak meluasnya runtuhan tebing.
” Akan dilakukan pemindahan jalur sungai dan saat ini sedang mediasi untuk penggunaãn tanah untuk jalur sungai Batang Lolo tersebut, ” ungkap M. Lutfie, Kepala BPBD Agam menjawab kaba12.com, Selasa, (11/1). Disebutkan, pihaknya sudah ke lapangan untuk mencek kondisi di lokasi dan sudah dilakukan beberapa langkah antisipasi.
Baca Juga  Bimtek SP4N LAPOR, Wako Erman : Jika Ada Komplain, Warga Silahkan Lapor Melalui Aplikasinya
Ditambahkan, saat ini, pihaknya tengah mediasi pemanfaatan lahan untuk normalisasi sungai Batang Lolo tersebut, karena untuk pengamanan ancaman longsor, jalur sungai harus ditata dan diluruskan, ” kita upayakan penanganan segera, ” ungkap M. Lutfie. Terkait dengan terancamnya tower SUTET di areal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PT. PLN untuk mengambil langkah-langkah antisipasi segera.
Baca Juga  Peduli Korban Banjir di Nagari Kapelgam Koto Berapak, PWRI Sumbar Bantu untuk 50 KK
Sebelumnya rombongan anggota DPRD Agam M. Ater Dt. Manambun, bersama Indranova Dt. Panduko Basa, pj. Walinagari Sungai Jariang Lubukbasung meninjau lokasi TPU Kampung Baru Sungai Jariang yang mendesak pemerintah untuk segera turun tangan. HARMEN/kaba12.com

News Feed