Lubukbasung, siberindo.co — Pemkab. Agam melalui BPBD tengah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi meluasnya ancaman longsor di areal TPU Kampung Baru, Sungai Jariang yang saat ini sudah semakin mengerikan.
Sebelumnya, upaya penanganan secara bertahap sedang dilakukan, untuk tahap awal sudah dilakukan pemindahan 9 makam di TPU Sungai Jariang, dan persiapan normalisasi.
Saat ini, tengah dilakukan mediasi dengan pemilik lahan untuk pengamanan agar tidak meluasnya runtuhan tebing.
” Akan dilakukan pemindahan jalur sungai dan saat ini sedang mediasi untuk penggunaãn tanah untuk jalur sungai Batang Lolo tersebut, ” ungkap M. Lutfie, Kepala BPBD Agam menjawab kaba12.com, Selasa, (11/1).
Disebutkan, pihaknya sudah ke lapangan untuk mencek kondisi di lokasi dan sudah dilakukan beberapa langkah antisipasi.
Ditambahkan, saat ini, pihaknya tengah mediasi pemanfaatan lahan untuk normalisasi sungai Batang Lolo tersebut, karena untuk pengamanan ancaman longsor, jalur sungai harus ditata dan diluruskan, ” kita upayakan penanganan segera, ” ungkap M. Lutfie.
Terkait dengan terancamnya tower SUTET di areal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PT. PLN untuk mengambil langkah-langkah antisipasi segera.
Sebelumnya rombongan anggota DPRD Agam M. Ater Dt. Manambun, bersama Indranova Dt. Panduko Basa, pj. Walinagari Sungai Jariang Lubukbasung meninjau lokasi TPU Kampung Baru Sungai Jariang yang mendesak pemerintah untuk segera turun tangan.
HARMEN/kaba12.com
Pesisir Selatan, Siberindo Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati secara resmi
Payakumbuh, Siberindo Anak Nagori Koto Nan Ompek, Kota Payakumbuh meradang dan memastikan akan melaporkan oknum Ninik Mamak dan oknum pejabat Pemko Payakumbuh
Payakumbuh, Siberindo Kedatangan Anggota DPR-RI Andre Rosiade ke Pasar Syarikat Payakumbuh, Jum’at (23/1/2026) lalu, dimanfaatkan Niniak Mamak Nagori Koto Nan Ompek menyampaikan