Muaro Putuih, siberindo.co — Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan, didampingi Kasatpol.Air Polres Agam AKP. Martono, tim BKSDA Agam, Kasubag.Humas Polres Agam AKP.Nurdin Dt.Sati, walinagari Tiku V Jorong dan tokoh masyarakat setempat lepasliarkan 2 ekor burung elang brontok di depan Mako.Satpol.Air Polres Agam di Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Rabu,(8/9).
Pelepasan satwa dilindungi di habitatnya itu, merupakan salah satu wujud perhatian dan komitmen bersama dalam menegakkan ketentuan tentang perlindungan hewan yang dilindungi sesuai ketentuan UU yang berlangsung.
Keberadaan Elang Brontok sendiri, merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi dan langka, dimana 2 ekor elang brontok yang dilepasliarkan ke habitatnya itu, sebelumnya setelah tim BKSDA Agam melakukan serangkaian proses sesuai aturan yang berlaku.
Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan, melalui AKP.N.Dt.Sati, Kasubag.Humas Polres Agam, pelepasan 2 ekor satwa dilindungi jenis elang brontok ke habitatnya di kawasan lepas pantai Muaro Putuih, persis di depan Mako.Satpol.Air Polres Agam itu, merupakan salah satu wujud komitmen bersama jajaran penegak hukum dalam upaya melindungi satwa-satwa langka dan terancam punah.
Kapolres Agam itu, berharap seluruh masyarakat bisa menjaga habitat satwa, termasuk burung langka jenis elang brontok yang keberadaannya saat ini sangat sulit ditemukan dan diharapkan, dengan upaya saling melindungi, burung elang brontok itu bisa berkembang biak di wilayah kabupaten Agam,khususnya di Muaro Putuih.
Kapolres Agam juga menghimbau masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap terhadap upaya melindungi satwa-satwa langka, dengan segera menghubungi BKSDA Agam, agar hewan-hewan yang harus dilindungi bisa berkembangbiak di kabupaten Agam, dengan dilepaskan di habitatnya, sebagai wujud perhatian dan perlindungan bersama yang harus terus dilakukan, “ bersama kita lindungi hewan-hewan yang habitatnya terancam,”ungkap N.Dt.Sati.
Siberindo.co- Diskusi terkait haji tidak akan pernah habisnya, mulai dari sebelum keberangkatan, hari H sampai kepulangan ke tanah air jadi hal menarik
Siberindo.co – Menulis sebagai tindakan intelektual di kalangan mahasiswa harus terus ditumbuhkembangkan. Karena menulis bukan sekadar dokumentasi. Menulis adalah memberi makna dan
Siberindo.co – Masyarakat terdampak bencana Banjir dan longsor di Kelurahan Kapalo Koto dan sekitarnya Kecamatan Pauh Kota Padang menerima bantuan paket uang
Komentar