oleh

Pembangunan Kantor Walinagari Sungai Batang Capai 70 Persen

Sungai Batang, siberindo.co — Pembangunan kantor Walinagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam hingga kini terus dikerjakan. Pihak pemerintah nagari setempat menyebut, proses pengerjaan pembangunan kantor tahap kedua sudah mencapai 70 persen. Kasi Kesejahteraan Nagari Sungai Batang, Rose Yanti mengatakan, pemerintah nagari kembali menganggarkan dana Alokasi Dana Nagari (ADN) Tahun 2021 sebesar Rp 271.838.728 untuk lanjutan pembangunan kantor walinagari. Pembangunan kantor tersebut sebelumnya sudah dimulai sejak pertengahan tahun 2020.
Baca Juga  Siaran Pers IPW: Pensiunan dan Mantan Pejabat Jangan Intervensi Polresta Bukittinggi
“Pembangunan kantor walinagari kita lakukan secara bertahap dengan menggunakan anggaran ADN. Untuk tahap kedua ini, pembangunannya sudah mencapai 70 persen. Sekarang masih dalam tahap pengacian pada dinding kantor,” ujar Rose Yanti saat dikonfirmasi KABA12.com, Jum’at (6/8).
Ia menambahkan, pengerjaan pembangunan kantor walinagari itu dilakukan secara swakelola masyarakat. Rencananya, kantor walinagari akan dibangun dua lantai, namun saat ini pengerjaannya difokuskan pada lantai dasar mengingat anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Baca Juga  Pilkada Sumbar; Tolak Verfek Lapor ke Bawaslu
“Rencananya memang akan dibangun dua lantai. Dimana proses pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap, karena ada pemotongan anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun saat ini kita fokuskan dulu untuk lantai dasar, supaya pelayanan masyarakat bisa segera kembali berjalan optimal,” katanya. Sementara itu, pelayanan pemerintahan nagari saat ini dialihkan ke Balairung KAN Sungai Batang yang masih berada di komplek kantor walinagari tersebut. Pengalihan layanan tersebut sudah berlangsung sejak bulan Juli tahun 2020.
Baca Juga  Indonesia Kerja Sama dengan Internasional di Bidang Nuklir dan Ketahanan Pangan
Pembangunan ulang kantor Walinagari Sungai Batang ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dimana kantor sebelumnya sudah berusia cukup tua dan tidak layak pakai, sehingga perlu dilakukan pembangunan ulang dengan konsep modern. (Bryan/KABA12.com)

Komentar

News Feed