Maninjau, kaba12.com — Sebagai upaya pencegahan dan antisipasi terhadap penyebaran Covid-19, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam lakukan penyemprotan cairan disinfektan di areal lingkungan Rutan tersebut, Rabu (5/5).
Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Desrianto mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan itu merupakan hal rutin yang dilakukan di kawasan objek vital. Cairan disinfektan itu disemprot oleh petugas pada masing-masing blok dan kamar hunian narapidana atau warga binaan pemasyarakatan.
“Penyemprotan disinfektan secara rutin merupakan salah satu upaya dalam proses dekontaminasi membunuh mikroorganisme dan virus bakteri pada objek permukaan benda mati seperti jeruji sel, kursi, meja, gagang pintu, tempat tidur, dan lainnya,” ujar Desrianto.
Ia menyebutkan, penyemprotan disinfektan bertujuan untuk mencegah dan antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan.
Disamping itu, kata dia, pihaknya juga mewajibkan warga binaan dan petugas Rutan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dilakukan sebagai wujud penanganan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Semoga dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun), kita semua bisa terhindar dari paparan Covid-19. Karena menjalankan protokol kesehatan secara disiplin adalah salah satu kunci utama untuk mengakhiri pandemi ini,” jelasnya.
(Bryan)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar