oleh

Tersisa 34 Kasus di Agam, Covid-19 Hari Ini 4 Positif 7 Sembuh

Lubukbasung, siberindo.co — Selasa,(5/10) di kabupaten Agam masih tersisa 34 kasus pandemic Covid-19 menyusul adanya penambahan 4 kasus positif baru dan 7 pasien sembuh. Hingga hari ini, kecamatan Tilatang Kamang masih menempatkan kasus positif terbanyak, yakni 9 kasus disusul kecamatan Baso 8 kasus dan Lubukbasung 5 kasus. Sementara 5 kecamatan lain masing-masing Tanjungraya, Malalak, Banuhampu, Canduang, IV Angkek dan Palupuah sudah tidak ada lagi kasus positif alias nol kasus.
Baca Juga  Fajri Yanuar Tuanku Kuniang: Setahun Berdiri, Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Miliki 100 Siswa
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menjelaskan, penambahan 4 kasus positif baru masing-masing berasal dari kecamatan Tilatang Kamang 2 kasus, dari kecamatan IV Koto dan Sungaipua masing-masing 1 kasus.
Sementara 7 pasien sembuh masing-masing berasal dari kecamatan IV Angkek 3 orang, dari kecamatan Tilatang Kamang 2 orang, dari kecamatan Lubukbasung dan Banuhampu masing-masing 1 orang, “ kita berharap, seluruh pasien yang masih terkonfirmasi positif hari ini bisa segera sembuh, “ sebut Yosefriawan.
Baca Juga  Sumbangkan buku ke Pustaka SMKN 1 VI Lingkung, Armaidi Motivasi Siswa Agar Bisa Menulis
Ditambahkan, hingga Selasa ini, total akumulasi kasus Covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai 7.785 kasus dengan rincian 7.542 orang sudah dinyatakan sembuh, 209 meninggal dunia dan 34 kasus aktif masing-masing 9 orang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dan 25 orang menjalani isolasi mandiri. Walau semakin rendah, Yosefriawan tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas hariannya, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak aman , menghindari kerumuman dan selalu menjaga imun tubuh, “ bersama kita pupus habis virus corona, “ ungkap Asisten II Sekab.Agam itu lagi.
Baca Juga  Pangdam I/BB Cek Kesiapan Yon 131/BRS Operasi Pamtas PNG-RI
HARMEN

Komentar

News Feed