Maninjau, siberindo.co — Akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan bahu jalan di kawasan Kelok 44 persisnya di tikungan Kelok 9, Nagari Maninjau amblas.
Kondisi itupun dinilai sangat membahayakan para pengendara lantaran posisi amblas nyaris memakan badan jalan.
Wali Jorong Pasar Maninjau, Miswardi Sidi Bagindo mengatakan, peristiwa amblasnya bahu jalan itu terjadi pada Selasa (31/8) malam. Hal ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi sehingga tanah yang berada di bahu jalan terban sepanjang 10 meter.

Ia mengakui, bila kondisi ini tidak segera ditangani maka dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas terutama pada malam hari.
“Kita berharap kondisi ini segera ditangani oleh pihak terkait, agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” kata Miswardi kepada KABA12.com dilokasi, Kamis (2/9).
Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto menyebut, pihaknya sudah mendatangi lokasi guna melihat langsung kondisi bahu jalan provinsi yang amblas itu. Pihaknya bersama Satlantas Polres Agam sudah memasang spanduk himbauan dan garis polisi agar pengguna jalan selalu berhati-hati.
“Kemarin sudah kita cek ke lokasi sekaligus memasang spanduk himbauan dari Satlantas Polres Agam dan garis polisi. Kita juga himbau para pengguna jalan yang melintas untuk ekstra hati-hati saat melalui jalur tersebut,” ujarnya.

Sementara Camat Tanjung Raya Handria Asmi menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi bahu jalan yang terban ke pihak Dinas PUTR Agam agar selanjutnya diteruskan ke pihak Dinas PUPR Provinsi Sumbar.
“Sudah kita laporkan ke pihak dinas terkait di kabupaten dan provinsi. Kita berharap kondisi ini secepatnya ditangani dan dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Pantauan KABA12.com dilokasi, arus lalulintas di jalan penghubung Lubukbasung- Bukittinggi itu tetap normal meskipun kondisi bahu jalan amblas. Kendati begitu, pengendara juga diminta ekstra hati-hati karena selain bahu jalan amblas, material bangunan untuk pengerjaan ruas jalan di Kelok 10 juga menumpuk. Sehingga arus lalu lintas dilokasi diberlakukan dengan sistem buka tutup.
(Bryan/KABA12.com)











Komentar