Lubukbasung, siberindo.co — Kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam masih sangat fluktuatif. Dibuktikan di hari pertama bulan September 2021 ini, Rabu,(1/9), sesuai update Satgas Penanganan Covid-19 Agam tercatat penambahan 18 kasus positif dan 39 orang pasien dinyatakan sembuh.
Penambahan kasus positif baru itu masing-masing berasal dari kecamatan IV Angkek 6 kasus, dari kecamatan Tilatang Kamang 5 kasus, dari kecamatan Canduang 3 kasus, kecamatan Banuhampu 2 kasus dari kecamatan Lubikbasung dan Matur masing-masing 1 kasus.
Sementara 39 pasien sembuh masing-masing berasal dari kecamatan Baso 14 orang, dari kecamatan Tilatang Kamang 11 orang, dari kecamatan IV Angkek 4 orang, dari kecamatan Canduang 3 orang, dari kecamatan Tanjung Mutiara dan Lubukbasung masing-masing 2 orang, kemudian dari kecamatan Tanjung Raya,Matur, dan Sungaipua masing-masing 1 orang.
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam masih sangat fluktuatif.
Dijelaskan, hingga Rabu ini, total akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai 7.559 kasus, dengan rincian 6.823 orang dinyatakan sembuh, 196 orang meningal dunia dan 540 orang dalam penanganan medis masing-masing 21 orang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dan 519 orang menjalani isolasi mandiri.
“ Kami berharapa, kondisi ini menjadi perhatian serius seluruh unsur masyarakat. Selalu taati protokol kesehatan, jaga jarak aman, hindari kerumuman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Itu kunci penting dalam memutus rantai penyebaran virus corona, “sebut Yosefriawan lagi.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar