oleh

Manfaatkan Digital Teknologi, PDAM Padang Panjang Maju Pesat

.

Sumbar.Siberindo – Memfaatkan digital teknologi,serta efesiensi dalam berbelanja, dapat menakar seberapa besar kebutuhan PDAM dalam setahun. Ditunjang teknologi digital, yang membuat kerja pegawai dilapangan terasa ringan, menghemat pengeluaran dan memangkas waktu kerja petugas dilapangan.

“Itulah yang kami lakukan sehingga Perusaan Daerah Air Minum( PDAM) Kota Padang Panjang maju pesat,yang ebelumnya perusahaan tersebut nyaris tekor setelah perhitungan hasil bersih tiap tahun”,kata Direktur PDAM Kota Padang Panjang Jeve Eka Putra,menjawab Lintas Media New diruang kerjanya, Kemaren.

Menurut Jeve Eka Putra,kunci keberhasilan tersebut terletak pada pemampaatan digital teknologi yang telah diterapkan dalam dua tahun belakangan.

Cara kerja konpensional dilakukan PDAM selama ini, sangat berdampak pada pengeluaran keuangan. Kita, jadi keteter mengatur keuangan PDAM. Memamfaatkan digital teknologi, PDAM dapat menekan pengeluaran dan belanja dari bulan kebulan. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padang Panjang mulai berhasil meraih laba, yang sebelumnya saban tahun rugi hingga Rp 1 milyar pertahun.Jelas Jeve.

Baca Juga  Menteri PPN/Bappenas RI : Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik Masuk Proyek Raksasa Nasional

Dengan, menerapkan sistim digital teknologi, banyak kemudahan yang didapat,baik dikantor maupun dilapangan, pertama, untuk menghidup-matikan mesin pompa air cukup pakai handphone atau komputer tidak mesti lagi turun ke lokasi.

Kedua, untuk memantau tekanan air, kekeruhan air, kebocoran pipa dan kandungan kaporit dalam air, mengecek meteran air. Istimewanya, dengan mengukan digital teknologi.
PDAM dapat mengetahui lonjakan pemakaian air pada pelanggan. Lewat, layar monitor komputer server di Kantor PDAM, aktifitas pelangan bsa dipantau.

Terakhir, petugas tidak lagi harus turun kelapangan mengecek kerusakan jaringan pipa, dimana kita sudah memasang CCTV sejumlah titik tertentu,ujar Sang Direktur.

Baca Juga  Erizal, Sang Pengrajin Topi Kulit di Tanah Datar, Mencoba terus Bertahan

Lebih jauh, Jevie nengatakan, untuk menjadi sehat dan mejaga marwah perusahaan. PDAM, bersama magemen dan badan pengawas,terus malakukan inovasi inovasi baru.Lewat sistem digital teknologi tadi, PDAM juga sudah memakai box panel otomatis. Pola kerja alat tersebut, dipasang pada pipa air PDAM, alat itu menghimpun data tekanan air dalam pipa, terus dikirim lewat online ke komputer server, terang Jevie.

Box Panel otomasi sudah dipasang di 12 titik. Kebutuhan keseluruhan sekitar 200 titik. Insya Allah kebutuhan ini akan terpenuhi di 2021 mendatang. Pemakaian Bok Panel Otomatis yang dipasang pada pipa jaringan PDAM Pafang Panjang yang kedua di Sumbar, setelah PDAM Kota Padang.

Bagi PDAM Padang Panjang penggunaan teknologi box panel otomasi, on-off jarak jauh, dan penggunaan CCTV memantau sejumlah titik pipa air, merupakan perkembangan lanjutan dalam pemanfaatan teknologi informatika dalam peningkatan efisiensi sistim kerja PDAM.

Baca Juga  Jarak Menuju Ibu Kecamatan Sangat Jauh, Warga Mengharap Pemekaran Kecamatan

Masa pandemi, bulan lalu, pemakain air PDAM oleh pelanggan meningkat 40 parsen pada hari hari biasa. Peningkatan tersebut, dikarenakan masyarakat lebih banyak beraktifitas dirumah. Secara otomatis, pemakaian air pelanggan tentu meningkat juga. Meski demikian, kebutuhan air untuk pelanggan selama ini tidak ada masalah dan kendala.

Jika, terjadi banyak masalah pada masa covid kemaren, pasti pelanggan banyak yang mengadu ke PDAM. Syukur Alahamdulilah, hal tersebut tidak terjadi. Hingga sekarang, pendistribusian air pada pelanggan tidak ada kendala dan lancar lancar saja, ujar Sang Direktur saulah ini.( MP/ST))

Komentar

News Feed