Lubukbasung, Siberindo.co — Rang Piliang Nagari Lubukbasung betul-betul luar biasa.
Ribuan anak kemenakan kaum suku Piliang dari 17 ninik mamak kaum menyemut di kompleks Pasar Padang Baru, Lubukbasung, Sabtu, (11/12) dalam rangkaian acara Baralek Gadang pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Piliang 14 (FKP14) Nagari Lubukbasung.
Event akbar yang digelar perdana oleh kaum suku Piliang Nagari Lubukbasung itu, betul- betul menyita perhatian warga Lubukbasung, pasalnya prosesi awal yang ditandai dengan arak-arakan bersama seluruh anggota kaum dari 17 ninik mamak Piliang Nagari Lubukbasung mulai dari mushalla kaum suku Piliang sampai ke lokasi acara dipenuhi ratusan warga.
Bahkan, lokasi acara yang disiapkan dengan tenda khusus yang diproyeksikan bisa menampung lebih dari 400 orang, meledak dan tidak tertampung, sehingga banyak warga dan anak kemenakan yang terpaksa berdiri di sekitar lokasi untuk mengikuti prosesi pembukaan.
” Alhamdulillah, animo keluarga besar kaum suku Piliang nagari Lubukbasung sangat luar biasa, kami sangat bangga, ” sebut Rino Syamna Putra, salah seorang panitia acara kepada kaba12.com.
Dijadualkan bupati Agam Dr. Andri Warman akan hadir dalam acara yang dihadiri para tokoh ninik mamak kaum suku Piliang Lubukbasung itu, diantaranya M. Dt. Maruhun, Sekdako Bukittinggi, Dr. Hardian Dt. Batu Basa, Sesditjen ATR dan para ninik mamak lainnya.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar