Maninjau, siberindo.co — Sejumlah warga Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mengevakuasi muatan truk yang berada di dalam jurang kawasan Kelok 44 tepatnya di Kelok 3, Senin (29/11).
Pantauan KABA12.com dilokasi, warga terlihat bahu membahu mengeluarkan muatan jagung dari truk yang masuk ke jurang sedalam sekitar 8 meter.
Proses evakuasi juga dibantu menggunakan tali untuk mengangkat karung berisi jagung dari dalam jurang.
Diketahui, evakuasi muatan tersebut dilakukan warga sekitar sejak pagi tadi.
Muatan jagung yang dievakuasi itu selanjutnya dipindahkan ke truk lain untuk diantar ke Payakumbuh.
Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto melalui Kanit Intel Aiptu Hendri Yanto mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Senin dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.
Ia menceritakan, awalnya truk bernopol BA 9961 SL itu melaju dari arah Pasaman Barat menuju Payakumbuh untuk mengantar muatan jagung.
Setibanya di tikungan Kelok 3, kendaraan yang dikemudikan Wawan Sugianto (29) warga Jorong Bancah Kariang, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat ini gagal menanjak akibat tuas perseneling/transmisi keras dipindahkan sehingga akhirnya mundur dan tidak sanggup di rem.
“Kendaraan ini tak kuat menanjak karena kehilangan tenaga lantaran perseneling keras saat dipindahkan oleh pengemudi lalu akhirnya mundur dan masuk ke jurang,” ujar Aiptu Hendri Yanto saat dikonfirmasi KABA12.com.
Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka atas kejadian ini, namun kerugian dari kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
“Sopir dan kernet selamat,” ungkapnya.
(Bryan/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar