Maninjau, siberindo.co — Pemerintah Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan layanan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat hingga ke tingkat jorong.
Hal ini merupakan salah satu upaya percepatan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.
Seperti Jum’at (26/11), Pemerintah Nagari Maninjau bersama Polsek Tanjung Raya dan Puskesmas Maninjau menggelar vaksinasi di Jorong Kukuban.
Layanan vaksinasi itu berlangsung di MDA Darussalam. Warga sekitar terlihat antusias melakukan vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama maupun dosis kedua.
Sekretaris Nagari Maninjau, Asrul Hidayat mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di tingkat jorong sengaja dilakukan untuk mengoptimalkan layanan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.
“Ini merupakan upaya kita untuk memperluas cakupan vaksinasi masyarakat dengan menyasar hingga ke tingkat jorong,” ujarnya kepada KABA12.com, Jum’at.
Ia menambahkan, masyarakat di tingkat jorong tersebut sebelumnya sudah diberi sosialisasi secara door to door oleh petugas beberapa waktu lalu.
Selain itu, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang sudah dan belum divaksin Covid-19.
“Kita sudah datangi satu persatu rumah warga atau secara door to door untuk memberikan sosialisasi dan ajakan kepada mereka agar mau melaksanakan vaksinasi. Sebab vaksinasi penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari Covid-19,” katanya.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar