Koto Kaciak, siberindo.co — Kepolisian sektor (Polsek) Tanjung Raya melakukan vaksinasi massal di SMPN 2 Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum’at (12/11).
Hal ini sengaja dilakukan agar herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk.
Sasaran penerima vaksin kali ini adalah kalangan pelajar dan masyarakat umum usia 12 tahun ke atas.
Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto didampingi Wakapolsek AKP Akhiruddin mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di SMPN 2 Tanjung Raya merupakan vaksinasi lanjutan yang sebelumnya sudah digelar pada Oktober lalu.
Ia menyebut, sebanyak 100 orang ditargetkan bisa mendapat dosis vaksin pada kegiatan vaksinasi massal tersebut.
“Kita targetkan minimal 100 orang bisa divaksin disini, baik dosis pertama maupun dosis kedua. Sasarannya para pelajar sekolah dan masyarakat umum,” ujarnya kepada KABA12.com.
Vaksinasi massal yang dilaksanakan di sekolah tersebut melibatkan sejumlah tenaga kesehatan dan vaksinator dari Puskesmas Pasar Ahad.
Menurutnya, pemberian vaksin kepada para pelajar bertujuan untuk memberikan rasa aman dalam kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah pada masa pandemi.
“Dengan melakukan vaksinasi kepada para pelajar maka kekebalan tubuh mereka akan lebih meningkat sehingga dapat terlindungi dari resiko penularan Covid-19,” ungkapnya.
Lebih lanjut disebutkan, selain melakukan vaksinasi di SMPN 2 Tanjung Raya, pihaknya juga menggelar gebyar vaksinasi di Nagari Tanjung Sani yang dipusatkan di kantor walinagari setempat.
Pihaknya berharap agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi agar target kekebalan kelompok atau herd immunity segera tercapai pada akhir tahun.
(Bryan/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar