Maninjau, siberindo.co — Sebuah pohon beringin di kawasan Jorong Kukuban, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam akhirnya ditebang untuk mengantisipasi bencana pada musim hujan yang sering terjadi belakangan ini.
Penebangan pohon berusia puluhan tahun itu sekaligus bertujuan untuk menyikapi kondisi akar tunggang yang menjalar hingga menimbulkan kerusakan pada badan jalan yang menghubungkan Nagari Maninjau dengan Nagari Sungai Batang.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi menyebutkan, kondisi badan jalan yang berada dekat simpang Ponpes Buya Hamka itu sudah mengalami retak dan berpotensi amblas akibat beban berat pada pohon tersebut. Menindaklanjuti kondisi itu, pihaknya bersama tim BPBD Agam, TKSK, dan nagari turun ke lokasi guna melakukan penebangan pohon.
“Kami bersama tim gabungan melakukan langkah antisipasi dengan cara menebang pohon besar setinggi 8 meter. Tujuannya untuk mengurangi beban berat pada pohon, agar kerusakan pada badan jalan tidak semakin meluas,” ujar Handria Asmi didampingi Koordinator TKSK Agam Miswardi kepada KABA12.com, Rabu (27/10).
Ia menambahkan, para pengendara yang melintas di sekitar lokasi dihimbau untuk lebih berhati-hati karena sebagian badan jalan rusak akibat akar pohon tersebut.
“Kondisi jalan rusak itu juga berada di tikungan jalan sehingga para pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” himbaunya.

Disamping itu, Handria juga meminta para walinagari untuk melaporkan pohon-pohon yang berpotensi tumbang kepada dinas terkait agar dapat segera ditangani.
“Kami himbau pihak nagari untuk melaporkan ke dinas terkait apabila di wilayahnya terdapat pohon yang rawan tumbang. Karena upaya ini bertujuan untuk meminimalisir resiko bencana yang mengintai saat musim penghujan,” ujarnya.
(Bryan/KABA12.com)











Komentar