Siguhung, siberindo.co — Tumpahan BBM jenis solar di jalur jalan propinsi ruas Lubukbasung-Maninjau, persis di tikungan Siguhung, Kamis,(30/9) memicu serangkaian musibah kecelakaan pagi ini.
Bahkan, dilaporkan sudah 7 orang korban, para pengendara yang terjatuh akibat jalur jalan yang licin akibat tumpahan solar yang berserakan dalam radius sepanjang lebih dari 500 meter.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Taufik Wahyudi St.Permato, diduga tumpahan solar itu terjadi Kamis dini hari, sehingga warga yang beraktivitas paginya tidak mengetahui adanya tumpahan solar yang menyebabkan banyak warga yang terjatuh.
Upaya masyarakat untuk membersihkan tumpahan solar itu masih belum bisa memaksimalkan, karena masih ditutupi dengan pasir, dan warga sengaja memberi peringatan pada pengendaraan agar berhati-hati melintas di kawasan itu.
Saat ini, ulas Taufik Wahyudi, masyarakat tengah menunggu bantuan armada Damkar Agam untuk membersihkan tumpahan solar tersebut dengan penyemprotan air di sepanjang jalan yang terpapar solar tersebut.
“ Kami masih menunggu armada damkar, kami himbau warga, khususnya pengendara sepeda motor untuk hati-hati, “ sebut Taufik Wahyudi lagi.
Jalur jalan yang terpapar solar yang berserakan itu cukup panjang, mulai dari SD Siguhung sampai ke tikungan cukup panjang, dengan jalur jalan yang mulus, rentan membuat pengendara terjebak sehingga kerap tidak bisa mengendalikan kendaraan. Saat ini, warga dan pemuda setempat sudah siaga di lokasi untuk mengantisipasi kembali jatuhnya korban.
SIBERINDO.CO – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) “Semangat Baru” di Nagari Tapi Selo terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat inovasi dan pelayanan
SIBERINDO.CO – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, secara resmi membuka kegiatan pentas seni sekaligus melepas anak-anak
SIBERINDO.CO – Siapa sangka, keindahan yang kini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Sumatera Barat, Pantai Carocok Painan, dulunya bukanlah kawasan wisata.
SIBERINDO.CO – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tidak hanya melalui upacara seremonial, tetapi juga dilanjutkan dengan aksi
Komentar