Banuhampu, siberindo.co — Tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Agam kembali menggelar operasi yustisi rutin.
Operasi yustisi Selasa, (21/9) digelar di wilayah kecamatan Banuhampu melibatkan berbagai unsur gabungan dari BPBD, Satpol. PP, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan nagari serta para relawan yang menyisir pasa Padanglua, dan mobile ke berbagai lokasi.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 8 orang warga yang melanggar prokes, yang langsung diamankan dan diberi sangsi, 7 orang menjalani sangsi sosial dan 1 orang membayar denda.
Operasi yustisi tim gabungan Satgas Penangan Covid-19 Agam itu dibenarkan M. Lutfie, AR, Kalaksa BPBD Agam yang menyebutkan, operasi yang digelar merupakan operasi rutin ke seluruh wilayah Kabupaten Agam.
Dijelaskan, sesuai hasil keputusan satgas, operasi yustisi menjadi salah satu kegiatan rutin yang akan di laksanakan tim gabungan ke seluruh wilayah Kabupaten Agam dalam upaya memaksimalkan penerapan prokes pada masyarakat.
Kalaksa BPBD Agam itu mengharapkan masyarakat untuk berperan maksimal dalam mentaati prokes itu sendiri karena hal itu penting sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid-19.
” Selalu pakai masker, jaga jarak aman, hindari kerumunan, jaga imun tubuh dan langkah-langkah lain dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona. Peran dan ketaatan masyarakat sangat menentukan, ” tegas M. Lutfie lagi.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar