oleh

Wamenlu Tutup GTF Leaders Summit Asia 2021, Mahendra Siregar: Jadi Konferensi Internasional Pertama di Asia

Jakarta, siberindo.co — Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar menutup perhelatan akbar Global Tourism Forum ( GTF) Leaders Summit Asia yang menjadi sinyal kuat bagi kebangkitan pariwisata bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga dunia. ” Event hybrid ini sedemikian penting dan strategis dan jadi inovasi untuk menyelenggarakan MICE di era new normal dan jadi sinyal kuat bagi Indonesia untuk membuka kembali bisnis pariwisata, momentum ini penting untuk membangun kembali, tumbuh, dan sejahtera di era normal baru” ungkap Mahendra Siregar, Jumat,(17/9). Disebutkan Wamenlu, rencana World Tourism Forum Institute ( WTFI) untuk kembali mengadakan event tahunan di Indonesia tahun 2022 menyambut kepemimpinan RI di G-20 juga perlu disambut positif sebagai upaya dan komitmen besar dari organisasi ini.
Baca Juga  Tak Terpengaruh Pandemi, Jumlah Hewan Qurban Meningkat di Baso
” Kita menunggu detil lebih lanjut pelaksanaannya bagaimana dan untuk reopening kita mengikuti perkembangan terakhir. Kita belajar makin baik dan selalu menyiapkan diri,” katanya. Wamenlu tidak secara tegas menyatakan, kapan pembukaan border untuk Bali seperti banyak harapan wisatawan dari berbagai belahan dunia namun pihaknya selama ini tidak tinggal diam dalam melakukan kerjasama yang kuat dan membuka travel corridor dan travel bubble.
Baca Juga  Gubernur Sumbar Terima Penghargaan Tokoh Berprestasi Bidang Pendidikan
” Di Asean dan kawasan kita aktif mendorong pelaksanaan travel corridor dan travel bubble jadi kita menyiapkan diri untuk perkembangan terakhir reopening pariwisata internasional,” ungkapnya. Sementara Bulut Bagci, President WTFI pada kesempatan penutupan ini juga menyatakan terima kasih atas penyelenggaraan GTF yang sukses dan melebihi ekspektasinya dengan komitmen tinggi dari pemerintah Indonesia.
Disesi khusus para Menteri Asean yang dipimpin oleh Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, mereka berbagi pengalaman dalam pembukaan kembali dan sepakat untuk segera buka border. “Saya senang karena penting bagi setiap pemerintahan untuk mendukung pariwisatanya. Indonesia serius dalam mendukung industri pariwisatanya dan begitu tiba di Indonesia saya merasa seperti di rumah sendiri,” kata Bulut yang mengenakan pakaian adat Gorontalo, daerah asal Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca Juga  Warga Padang Sawah Geger, Syaiful Hanyut di Batang Masang
Bulut juga terkesan karena Indonesia memiliki banyak sekolah pariwisata dan penerbangan untuk generasi muda, mereka membutuhkan dukungan dan pendampingan, terutama dalam transformasi digital ke depannya. “Sebagai penutup, saya ingin mengingatkan kita untuk selalu menghargai budaya dan dinamika lokal, yang terinspirasi dari motto kami, feel global, be local!,” tegasnya. HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed