Lubukbasung,siberindo.co — Hujan lebat disertai angin kencang yang mendera wilayah kabupaten Agam, khususnya di Lubukbasung, Sabtu,(4/9) siang hingga sore tadi memicu serangkaian musibah di beberapa lokasi.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari tim Pusdal.Ops.BPBD Agam, dampak hujan lebat disertai angin kencang, selain menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang banjir, juga menyebabkan banyak pohon tumbang di beberapa lokasi.
Hingga Sabtu sore tercatat 2 lokasi pohon tumbang yang menyebabkan akses jalan utama di kota Lubukbasung itu tersekat, terutama di ruas jalan Perumnas Talago, Jorong IV Surabayo Nagari Lubukbasung dan Simpang Tembok, Jorong IV Surabayo Nagari Lubukbasung.
Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun dampak robohnya beberapa pohon tersebut, menyebabkan akses jalan terputus beberapa jam sampai petugas BPBD Agam turun ke lokasi kejadian untuk membersihkan batang pohon yang tumbang.
Kondisi itu dibenarkan Kalaksa BPBD Agam M.Lutfie, yang menyebut dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi sejak siang hingga sore tadi, menyebabkan beberapa musibah di wilayah Lubukbasung, “Alhamdulillah, tim reaksi cepat BPBD Agam sudah berhasil melakukan pembersihan, dan akses jalan yang sempat tersekat saat ini sudah bisa dilewati dengan lancar, “ jelasnya.
Kalaksa BPBD Agam itu juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutaam jika terjadi perubahan cuaca mendadak seperti halnya Sabtu ini, masyarakat diminta tidak keluar rumah, untuk menghindari dampak yang berpotensi dialami masyarakat.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar