oleh

Penguatan Solidaritas Penanganan Covid-19, Pemkab Agam Ikuti Rakor Nasional

Lubukbasung, siberindo.co — Pemkab.Agam ikuti rapat koordinasi nasional secara virtual tentang upaya penguatan solidaritas penanganan Covid-19 bersama Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kamis (19/8) di ruang rapat khusus IT kantor bupati Agam. Rakor yang dipimpin Menko PMK Muhadjir Effendy itu diikuti oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten II, Yosefriawan, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Agam, M. Luthfi dan para kepala OPD terkait Pemkab.Agam itu, mendengarkan sejumlah arahan Presiden RI mengenai penanganan Covid-19, seiring berbagai upaya pemerintah pusat dalam menangani pandemi Covid-19. Dalam arahannya, presiden seperti disampaikan Menko Muhadjir Efffendi, menjelaskan beberapa sektor penting yang menajdi fokus perhatian saat ini, terutama disektor kesehatan, pemerintah telah berupaya mempercepat pelaksanaan tracing, testing, dan treatment (3T), pemenuhan kebutuhan oksigen, percepatan vaksinasi untuk seluruh penduduk Indonesia.
Baca Juga  Melalui SatuPena Sumbar, Pustaka Pesantren Darun Nahdhah Pasaman Terima Sumbangan buku Dari Denny JA 
Disektor ekonomi, pemerintah telah melakukan percepatan dalam penyaluran ragam bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat,pemerintah telah mengeluarkan skema-skema kebijakan untuk meminimalisir dampak pandemi.
Muhadjir menjelaskan, pemerintah juga telah mengaktifkan Klaster Nasional Penanggulangan Bencana (Klasnas PB) untuk memperkuat penanganan pandemi Covid-19. “Klaster ini terdiri dari Klaster Kesehatan, Klaster Logistik, Klaster Perlindungan dan Pengungsian, Klaster Pendidikan, dan Klaster Pemulihan Dini,” sebut Menko PMK seperti dilansir amcnews.com. Disebutkan, aktivasi klaster nasional, menjadi dasar pelibatan aktor multipihak secara terkoordinasi dan terarah,mulai dari pelibatan pihak kementerian dan lembaga dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, organisasi non pemerintah, serta melibatkan masyarakat luas.
Baca Juga  Kasat Banser Sumbar: Kami Juga Berhak Ada di Ranah Minang
Untuk kaster kesehatan membantu percepatan vaksinasi dan optimalisasi 3T dan sosialisasi protokol kesehatan 5M, dan membantu antisipasi kelangkaan obat, alat kesehatan, serta peningkatan kapasitas tempat isolasi. Kaster logistik membantu memenuhi kebutuhan logistik dan mengawal distribusi logistik penanganan Covid-19. Klaster pendidikan mengawal kebijakan pendidikan seperti pembelajaran tatap muka di masa PPKM, dan membantu pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi pelajar dan tenaga pendidikan. Selanjutnya klaster pengungsian dan perlindungan membantu penguatan manajemen pengungsian di masa pandemi dan tempat isolasi mandiri. “Klaster pemulihan dini membantu pemerintah daerah untuk mengaktivasi posko satgas Covid-19 hingga level terendah di RT/RW, dan membantu pemulihan dampak Covid-19 di daerah,” jelasnya.
Baca Juga  Cuaca Buruk Wisatawan Nginap di Pulau Angso Duo, Disambut Wako Pariaman di Muaro Pariaman
Dalam rakor itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Menkes RI memberi penekanan tentang perubahan perilaku sebagai strategi penanganan Covid-19. ” perubahan perilaku, implementasi PPKM mulai level I hingga V, penguatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan,” jelasnya. Sementara Kepala BNPB, Ganip Warsito yang menjelaskan upaya dan strategi yang ditempuh Satgas Penanganan Covid-19, seperti menyokong kementerian terkait dalam melakukan tracer, dukungan tempat isolasi terpusat, menyediakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Medis Nasional. HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed