Lubukbasung, siberindo.co — Setelah sempat tertutup material longsor sepanjang 7 meter jalur jalan di Jorong Tantaman, Nagari III Koto Silungkang, kecamatan Palembayan, sejak kemarin, Rabu,(18/8) sore, sudah bisa kembali diakses.
Bahkan, tim gabungan dari unsur BPBD, DPUTR Agam bersama jajaran pemerintah kecamatan dan nagari setempat, berupaya maksimal untuk membersihkan material longsor yang memutus akses jalan utama di kawasan itu, menggunakan alat berat yang diturunkan DPUTR Agam.
“ Alhamdulillah, seluruh akses jalan yang sebelumnya tersekat akibat tumpahan material lumpur di berbagai kecamatan di kabupaten Agam termasuk di Palembayan sudah bisa dibersihkan dan jalan sudah bisa dilewati masyarakat, “ ungkap M.Lutfie, Kalaksa BPBD Agam.
Ruas jalan Tantaman yang ikut dihantam longsor, akibat tingginya curah hujan di wilayah itu sejak Selasa siang kemarin, menyebabkan dinding pebukitan di kawasan itu runtuhan dan menutupi badan jalan sepanjang 7 meter dengan ketinggian material 1-1,5 meter.
Upaya pembersihan material longsor yang dilakukan sejak Rabu pagi, baru dinyatakan tuntas Rabu sore setelah seluruh material lumpur yang menutupi badan jalan tersebut dibersihkan petugas.
Kalaksa BPBD Agam itu menghimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak potensi hujan lebat yang beberapa hari kedepan kemungkinan masih akan terjadi, karena mayoritas wilayah kabupaten Agam dikenal rawan bencana, baik Banjir maupun tanah longsor.
“ Kami bersama tim gabungan penanganan dampak bencana kabupaten Agam, berupaya maksimal untuk segera bergerak ke lapangan untuk mengatasi kawasan yang terdampak musibah. Untuk mengurangi risiko bencana, masyarakat harus lebih waspada, “sebut M.Lutfie lagi.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar