oleh

Mahyeldi; Ketersediaan Pangan Dapat Jaga Imunitas Hadapi Wabah Covid 19

Mahyeldi; Ketersediaan Pangan Dapat Jaga Imunitas Hadapi Wabah Covid 19

SUMBAR, Siberindo – Ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan adalah hal penting dalam meningkatkan kesejahteraa masyarakat. Apalagi dimasa merebaknya wabah covid ketersediaan pangan dalam membuat rasa nyaman masyarakat agar tidak stres hingga imunitas tubuh terjaga baik.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah ketika membuka secara resmi, Gelar Pasar Murah (GPM) online Dinas Pangan Sumbar, pasokan dan Akses Pangan Toko Tani Indonesia Center (TTIC), dan penandatangani MoU Gubernur Sumbar dengan pemasok TTIC di UPTD Distribusi Pangan By Pass, Rabu ( 14/7/2021).

Dengan adanya gelar pasar murah, ini merupakan salah satu cara menjaga stabilitas harga pangan yang sehat terjangkau dan murah bagi masyarakat.

Baca Juga  Pilkada Sumbar; dari 819.999 Suara Masuk Mahyeldi Masih Unggul

“Kedepan kita juga akan melakukan pembangunan TTIC di kota Bukittinggi, Pasaman Barat dan kota Solok, sebagai centra penyediaan pangan di lokasi daerah produksi pangan dan tentunya kita juga berkerjasama dengan Bulog”, ujar Mahyeldi

Menurut Mahyeldi, pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling esensial. Oleh karena itu ketersediaan pangan bagi masyarakat luas harus selalu terjamin dengan jumlah yang cukup, bergizi, aman dan terjangkau sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama sekali dengan peningkatan produksi berbagai komoditi pangan. Akan tetapi, permasalahan pemenuhan kebutuhan pangan di tengah masyarakat selalu saja muncul. Hal ini terjadi karena komoditi pangan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor cuaca, pasokan, rantai distribusi, permintaan (demand) dan lain sebagainya.

Baca Juga  Panen Perdana Bawang Merah di Kabupaten Agam, Sumbar

Beberapa hari lagi kita akan memasuki Hari Raya Idul Adha 1422 H. Sebagaimana kita ketahui bahwa beberapa komoditi pangan sudah mengalami kenaikan harga sejak beberapa waktu lalu dan tak mustahil akan semakin meningkat seiring dengan makin dekatnya Hari Raya.

Hal seperti ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, setiap akan memasuki hari raya kebutuhan akan bahan pangan meningkat, sehingga secara ekonomi menyebabkan terjadinya gejolak harga. Ibu-ibu menjerit untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi; Biasakan Istinsyaq Saat Berwudu Agar Terhindar dari Wabah Covid 19

Untuk itu diperlukan upaya mengurangi beban biaya guna memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, terutama sekali bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Adanya Gelar Pangan Murah (GPM) secara online karena pada saat ini sedang dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk membendung laju kenaikan angka positif virus corona, 

“Adanya GPM masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan untuk persiapan memasuki hari raya Idul Adha dengan harga yang murah bahkan untuk beberapa komoditi tertentu diberikan subsidi harga sehingga akan terasa sangat membantu sekali bagi masyarakat,” ungkapnya.**

Komentar

News Feed