oleh

Maksimalkan Pelayanan Untuk Warga, Inovasi Pemkab.Agam Tiada Henti

Lubukbasung, siberindo — Upaya Pemkab.Agam untuk memberikan pelayanan maksimal, cepat, tepat dan akurat pada masyarakat akan terus dilakukan. Menjawab hal itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab.Agam terus berkreasi dan berinovasi untuk memberi kenyamanan dalam pelayanan public. Bahkan diyakini, dalam mendorong optimalisasi pelayanan terhadap, seluruh OPD Pemkab.Agam akan terus berinovasi tiada henti, karena banyak aspek yang harus dijawab, seiring dengan semakin majunya tekhnologi informasi serta tuntutan masyarakat. Tuntutan itu dijawab jajaran Pemkab.Agam dengan menggelar rapat koordinas (rakor) inovasi daerah dan sosialisasi penilaian indeks inovasi daerah tahun 2021 secara virtual, yang dipusatkan di aula utama kantor bupati Agam, Kamis, (24/6).
Baca Juga  Sumbar Kecam Israel, Gubernur Mahyeldi Lepas Aksi Solidaritas untuk Palestina
Rakor yang dibuka Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, didampingi plt.kepala Bappeda Agam Villa Erdi dan para kepala OPD Pemkab.Agam, disebutkan sebagai upaya peningkatan pemahaman seluruh perangkat daerah dan unit kerja, tentang peran penting inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan daerah. Rakor Inovasi Daerah yang diikuti 17 OPD Pemkab.Agam, 10 kepala bagian, 16 kecamatan, 24 puskesmas dan 1 RSUD di kabupaten Agam itu, menurut M.Dt.Maruhun, merupakan salah satu tolak ukur dalam upaya mendorong optimalisasi pelayanan terhadap masyarakat sesuai tugas dan tanggungjawab seluruh aparatur pemerintahan.
Baca Juga  Ketum Firdaus dan Sekjen Makali Kumar Pimpin SMSI Pusat Temui Kabaintelkam Polri: Bahas Media Siber yang Profesional dan Berkesinambungan
Ditegaskan, Pemkab.Agam akan terus melakukan berbagai upaya, terutama dengan memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam konteks pelayanan, sesuai dengan karakteristik dan kemampuan daerah, karena saat ini, inovasi bukan hanya sekedar hal baru tapi saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi organisasi birokrasi. Bahkan M.Dt.Maruhun menyebutkan, unit kerja bahkan lembaga pemerintahan yang tidak mampu berinovasi akan tertinggal jauh, karena saat ini, tantangan, tuntutan dan era tekhnologi justru menuntut adanya inovasi, kreasi dan perubahan yang notabone untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat yang harus dilayani.
Baca Juga  Flu Babi Afrika Tidak Menular ke Manusia, Distan Agam Tunggu Hasil Labor
Rakor menghadirkan narasumber Drs.Matheos Tan,MM, kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, diharapkan Sekab.Agam itu, bisa mendorong lebih maksimalnya unit kerja di Pemkab.Agam dalam melahirkan berbagai inovasi dan kresiasi untuk pelayanan. HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed