oleh

Imam dan Guru Tahfizh yang lolos Seleksi Diberi Penghasilan Besar, di Pasaman Islamic Center

Sumbar, Siberindo – Ini sebuah langkah besar yang diambil pemerintah kabupaten Pasaman, Sumbar. Pusat Kegiatan Islam Pasaman (Pasaman Islamic Center-PIC) merekrut Imam dan Guru Tahfizh, dengan janji penghasilan besar.

Tidak tanggung-tanggung, Imam dan Guru Tahfizh (2 orang) yang lolos seleksi, selanjutnya melaksanakan tugas dengan gaji bulanan Rp10 juta, tinggal di rumah dinas tiga kamar, air bersih, listrik, rak piring dan pemasak nasi listrik. Dengan penghasilan segala fasilitas yang disiapkan, tercatat peserta yang mendaftar 80 orang, berasal dari Sumbar dan 16 provinsi lainnya di tanah air.

Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS, ketika membuka dimulainya seleksi Imam dan Guru Tahfizh Qur’an Pasaman Islamic Centre (PIC), Lubuk Sikaoing, Selasa (8/6/2021), mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman bertekad untuk memaksimalkan fungsi Islamic Centre sebagai pusat kajian dan pengembangan informasi Islam di Pasaman.

Baca Juga  KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Himbau Jajaranya Lakukan Sidak HET Minyak Goreng

“Dengan tekad kuat, Pemkab Pasaman ingin Islamic Center dijadikan pusat kegiatan keislaman. Sementara, pusat kegiatan kebudayaan kita fokuskan di Equator Bonjol dengan konsep pengembangan wisata terpadu. Terkait islamic center, akan terus kita benahi sarana prasarananya. Pasaman, kita harapkan menjadi kampung Alquran, dengan menciptakan banyak para Penghafal Alquran. Kita ingin menjadikan karakter anak-anak muda Pasaman dengan mencintai Alquran,” ujar Sabar AS.

Baca Juga  Mensos RI Kunjungi Lokasi Bencana Pasia Laweh dan Ulakan Tapakis,Warga Keluhkan Setiap Tahun Banjir

Sabar AS, mengingatkan panitia seleksi bertugas tanpa diskriminatif dan mengedepankan kualitas guna menghasilkan Imam dan Guru Tahfizh Quran yang berkualitas. Ia menambahkan, dalam rangka menjadikan Pasaman yang lebih baik dan bermartabat, kabupaten paling utara dari Sumatera Barat ini juga hendaknya dikenal dengan banyaknya generasi hafizh dan hafizhah atau penghafal Alquran.

Sementara, Ketua Umum PIC Mara Ondak, menyampaikan seleksi Imam dan Guru Tahfizh PIC ini digelar selama 2 (dua) hari, tanggal 8 hingga 9 Juni 2021 yang berlokasi di Komplek Islamic Centre Pasaman.

“Alhamdulillah, peserta yang ikut dalam proses seleksi Imam dan Tahfizh PIC berjumlah 80 orang yang berasal dari 17 Provinsi se-Indonesia dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujar Mara Ondak, yang juga menjabat Sekda Pemkab Pasaman.
Panitia seleksi berasal dari Pemkab Pasaman, Kemenag, LPTQ, Dewan Masjid Pasaman, Badan Pengelola PIC dan Qori Pasaman.

Baca Juga  DPRD- Pemkab. Agam Sepakati Rancangan KUA PPAS APBD- 2022

“Selama proses seleksi pemilihan Imam dan Tahfizh Quran Pasaman Islamic Centre ini diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan. Peserta wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun serta peserta dalam ruangan dibatasi dengan sistem dibagi berdasarakan nomor urut peserta,” terang Ketua Umum PIC, kepada Minangsatu, jejaring Siberindo di Sumbar.

Komentar

News Feed