PADANG PARIAMAN, Siberindo.co – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT-SB) Pariaman harus mampu menjadi pelopor gerakan untuk kebaikan di tengah umat. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) mahasiswa STIT SB mampu sesuatu yang bermakna di masyarakat.
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman Dr. Rahmat Tuanku Sulaiman, Sabtu (24/4/2021) ketika menghadiri penyerahan hadiah lomba azan, tilawah, tahfidz dan baca doa, di masjid raya Korong Ambacang Gadang Nagari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman.
Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, Rahmat menyebutkan mahasiswa juga sebagai fasilitator dalam menggerakkan dan pemberdayaan masyarakat. Seperti saat ini, jika di satu Korong belum ada Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) sebagai tempat belajar mengaji Alqur’an bagi anak-anak, maka mahasiswa Kukerta sudah mulai mengaktifkan kembali. Kalau yang sudah aktif, bisa lebih ditingkatkan lagi.
Kepada pemenang MTQ dan peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini diminta untuk terus belajar mengaji Alqur’an. Jangan sampai berhenti belajar Alqur’an karena sudah hadiah, tutur Rahmat.
“Masyarakat saat ini bukan lagi objek program pembangunan, tetapi harus sebagai pelaku dari kegiatan yang dilakukan di masing-masing nagari. Karena itu, bagaimana masyarakat juga terlibat aktif dalam program dan kegiatan pembangunan di lingkungan masing-masing,” tutur Rahmat yang juga Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat ini.
“Terkait dengan Baznas Padang Pariaman, ada program Padang Pariaman Takwa. Ini merupakan program bernas yang ditujukan kepada guru-guru mengaji, garin dan imam masjid. Diakui masih belum maksimal program ini menjangkau keseluruhannya karena ketersediaan anggaran,” tambah Tuanku Sulaiman.
Ketua STIT SB Hasan Basri mengatakan Kukerta STIT SB tahun 2021 ini diikuti 120 mahasiswa STIT SB. Di Lurah Ampalu terdapat 15 korong dan mahasiswa (Kukerta) ditempatkan pada tujuh titik. Kukerta merupakan kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Sedangkan masyarakat juga memanfaatkan mahasiswa untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.
Walinagari Lurah Ampalu Ais Surya menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa Kukerta yang sudah melaksanakan kegiatan MTQ. Kegiatan MTQ ini patut diberikan apresiasi sebagai bentuk motivasi bagi anak-anak di Nagari Lurah Ampalu, khususnya di tiga korong.
Ketua Kelompok 4 Kukerta 23 STIT SB Robi Hirawan menyebutkan, lomba yang diselenggarakan meliputi lomba azan, tilawah, tahfidz dan baca doa. Pesertanya berasal dari tiga korong, yakni Korong Ambacang Gadang, Sikarih dan Silangkung Nagari Lurah Ampalu. Kegiatan ini sudah dimulai seminggu lalu. Hari ini penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. (at)











Komentar