oleh

Katib Buya Masoe’d Abidin; Ingin Terhindar dari Covid 19, Patuhi Prokes dan Selalu Berdoa

Katib Buya Masoe’d Abidin; Ingin Terhindar dari Covid 19, Patuhi Prokes dan Selalu Berdoa

SUMBAR, Siberindo – Masyarakat dihimbau untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Hanya dengan cara itulah kita bisa mengurangi penyebaran virus membahayakan yang entah kapan berakhirnya.

Buya H. Mas’oed Abidin menyatakan hal itu dalam khotbah Jumat 23/04 di Masjid Raya Sumbar.
Buya yang sudah berusia 85 tahun masih kuat dan penuh semangat menyampaikan khotbahnya dihadapan ribuan Jemaah Masjid Raya yabg melaksanakan salat Jumat.

Baca Juga  Kasus Covid-19 di Agam Fluktuatif, Hari Ini Tambah 63 Kasus 16 Sembuh 4 Meninggal

Untuk ingin terhindar dari virus covid 19 selalulah menaati himbauan pemerintah, termasuk larangan mudik saat lebaran. Patuhi, sebut Buya ini kepada Semangatnews, dan Siberindo Sumbar, usai sholat Jumat.

Buya mencontohkan, suatu hari Ia berkunjung ke salah satu Rumah tebesar di Padang. Ketika masuk pada suatu ruangan tertulis, “dilarang masuk bagi yang tidak pakai masker”. Ternyata yang terlihat di dalam adalah banyak yang tidak pakai. Itu artinya larangan tinggal larangan, masyarakat tak perduli.

Baca Juga  Sutan Riska; Ada 6 Hal Yang Perlu Disikapi Penyusunan APBD 2022

Buya Masoe’d Abidin mengajak setiap individu. Mari kita saling menjaga dan bersinergi. Tagline “Masker ku melindungi kamu, Masker mu melindungi aku” haruslah menjadi kebiasaan yang dibumingkan.
Tak kalah pentingnya pejabat dan tokoh masyarakat serta ASN harus menjadi panutan dan contoh. Jangan mentang mentang orang penting, jadi abai dengan prokes covid 19, sebut Buya.

Baca Juga  Lonjakan Kasus Covid-19 di Agam, Kegiatan PBM Tatap Muka Resmi Dihentikan

Sebagai insan yang beragama, lanjut Buya, mari kita berdoa agar negeri kita bebas dari pandemi. Mudah2an doa kita diijabah Allah dalam bulan Ramadhan yang mulia ini.
Dalam minggu terakhir ini di Sumbar terjadi peningkatan yang signifikan warga yang terpapar virus covid 19 diatas 600 orang. zln

Komentar

News Feed