oleh

Kotak Saran di Kantor Bupati Pessel Sepi, Hanya Satu Keluhan Masyarakat Masuk

Kotak Saran di Kantor Bupati Pessel Sepi, Hanya Satu Keluhan Masyarakat Masuk

SUMBAR, Siberindo-Untuk pertama kali masyarakat menyampaikan pengaduan melalui kotak saran yang disediakan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, di depan kantor bupati setempat, sejak 17 Maret lalu.

Penjabat (Pj) Sekda Pesisir Selatan, Emirda Ziswati, menjelaskan, laporan pengaduan masyarakat tersebut berkaitan dengan penegakan disiplin salah satu rumah sakit.

Baca Juga  Wabup Pessel: Normalisasi Batang Tapan Butuh Dana Rp 163 Milyar

” Kemaren ada masuk satu buah laporan berkaitan dengan kedisiplinan aparat di rumah sakit ,” kata Pj sekda Emirda Ziswati, Sabtu (10/4) kepada Semangatnews.com jaringan Siberindo Sumbar.

Sehubungan dengan pengaduan tersebut, kata Emirda, pihaknya sudah meneruskan kepada kepada pihak terkait, agar ditelusuri kebenaran pengaduan tersebut.

” Jika laporannya benar, akan diberikan sanksi serta pembinaan terhadap pihak pihak yang terlibat,” kata Pj. sekda.

Baca Juga  Pencanangan Nagari Tageh, Ini yang Dikatakan Bupati Rusma Yul Anwar

Informasi terakhir, katanya, pimpinan yang bersangkutan telah menindaklanjuti dengan memanggil pihak yang dilaporkan.
Dan bersangkutan berjanji akan menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

” Meskipun demikian jika nanti mereka tidak menunjukan perubahan kita akan memberikan sanksi yang tegas,”katanya.

Lebih lanjut dirinya selaku pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan pengaduan kepada pemerintah melalui kotak saran yang telah disediakan.

Baca Juga  Menuju Pemilihan Wawako ; Mana Ada Orang Gila yang Mau Jadi Wawako

Namun, katanya, diharapkan masyarakat yang menyampaikan laporan harus melengkapi identitas dirinya serta alamat. Hal ini penting karena ketika dibutuhkan tambahan informasi tim pengelola pengaduan mudah menghubunginya.

Penyediaan kotak saran di depan kantor bupati itu bertujuan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran dan kritik pada pemerintah daerah. Rnl/zln

Komentar

News Feed