oleh

Dua Objek Wisata Baru; Keju Lasi dan Sago Park di Sumbar Kian Ramai Dikunjungi

Dua Objek Wisata Baru; Keju Lasi dan Sago Park di Sumbar Kian Ramai Dikunjungi

SUMBAR, Siberindo- Sumatera Barat memang terkenal dengan berbagai objek wisatanya. Semua ada disini yang jarang dimiliki daerah lain. Sebutlah wisata alam, bahari dan kuliner. Masyarakatnya juga kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah apa yabg dikelola oleh dua pemilik wisata pribadi di Agam dan 50 Kota. Agam terkenal dengan Wisata Keju Lasi dan 50 Kota dengan Sago Park. Dua objek wisata ini ternyata digandrungi banyak pengunjung.

Bicara masalah objek wisata memang Sumbarlah gudangnya. Masyarakatnya cukup kreatif dan inovatif menciptakan hal baru yang dapat memancing pengunjung.

Wisata edukasi keluarga KEJULASI, di Lasi Tuo, Canduang, kabupaten Agam.

Sedangkan yang satu lagi bernama SAGOPARK terletak di kaki gunung Sago 50 Kota dikelola oleh Eri Rusli sejak tahun 2016 lalu.

Baca Juga  Hanya Berselang Satu Jam, Tim Gagak Hitam Kembali Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Dua objek ini kini menjadi sasaran alternatif kunjungan warga dan keluarga, yang hendak berlibur dikala weeken, Sabtu dan Minggu.

Setidaknya oleh tiga keluarga yang Sabtu dan Minggu( 20,21/02) lalu sengaja mengunjungi dua objek tersebut. Keluarga itu adalah Zulnadi, Jayusdi Effendi dan Eko Yanche Edrie. Kami bertiga didapuk menjadi driver ladies program( program induak-induak).

Tiga pengurus PWI Sumbar ini, sejak Sabtu pagi tidak menampakan diri ke kantor PWI Sumbar Jalan Bagindo Azizkhan Padang, karena pagi pukul 09.00 telah menuju kota wisata Bukittinggi. Begitu juga Minggu, kami tidak bisa ikut rapat yang diagenda pengurus pada pukul 11.00 wib.

Dua objek itu menarik memang untuk dikunjungi. Meskipun belum dikelola secara baik. Maklum saja, karena sifatnya pribadi belum ada sentuhan pemerintah, termasuk sarana dan prasarana jalan.

Wisata Edukasi Keluarga Keju Lasi dikelola dengan pemiliknya Suhatril dengan luas lahan lebih kurang 3 ha.
Wisata ini memfokuskan pada produk susu sapi perahan yang telah menghasilkan 300-350 liter perhari.

Baca Juga  MTQ Nasional di Sumbar; Malam Ta'aruf Diikuti 32 Provinsi Minus Jogya dan NTT

Saat kini sudah ada 45 ekor sapi yang dikandangkan di kaki gunung Merapi itu, sebut manegernya Syarif Amal,SH saat diwawancarai Semangatnews.com. yang juga jejaring dari Siverindo.co.

Konsep menjadikan lahan yang berhawa sejuk sebagai objek wisata Keju Lasi sudah dirintis sejak tahun 2015 oleh pemiliknya Suhatril, namun baru dibuka untuk umum tahun ini.

“Ya lumayanlah pengunjung kian ramai datang dari berbagai daerah”, sebut Syarif yang mengaku pengunjung tidak dipungut bayaran apapun.

Disini pelancong dapat menyaksikan cara memerah susu sapi. Mulanya dengan berupa alat yang bisa menyedot susu sapi, namun untuk finishing tetap saja dibantu dengan tangan pekerja yang sudah ahli dengan perah memerah ini.

Sapinya bukan sapi biasa, tetapi sapi unggul, besar yang bibitnya di datangkan dari negeri belanda.

Baca Juga  Calon Gubernur Sumbar Ijazahnya Dipertanyakan; Ini Jawaban Nasrul Abit

Selain menghasilkan susu segar, usaha Suhatril yang telah merekrut 15 tenaga kerja, juga bergerak di unit pengembangbiakan. Ia mengajak kelompok tani di sekitarnya untuk membuka usaha Sapi perah tersebut. Suhatril siap mengedukasi petani yang berminat. Karena untuk Sumbar usaha ini belum banyak, sebutnya.

Di sini tersedia fasilitas tempat duduk untuk menikmati view keindahan gunung Merapi sambil menikmati minuman dari susu sapi, stik keju, yogurt, pop mie keju.

Meskipun areal ini sudah pernah dikunjungi semasa Bupati Indra Catri, namun persoalan mendasar adalah masalah jalan yang butuh pelebaran. Untuk kendaraan besar sulit melewatinya.

Jarak lokasi ini dari Jam Gadang Bukittinggi sekitar 15 km dengan waktu tempuh 15 menit. Berwisata sambil menikmati susu, silakan datang bila punya waktu.***

Komentar

News Feed