Padang – Terkait hasil verifikasi faktual (verfak) terhadap pasangan calon (paslon) perseorangan (independen) Fakhrizal-Genius Umar, bakal calon gubernur (balon gub) Sumatera Barat (Sumbar) Fakhrizal minta supaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar melakukan penelusuran ulang terhadap 100 ribu dukungan yang tidak ditemui (TD) saat verfak dilakukan.
“Kami minta yang TD itu ditelusuri lagi. Kalau untuk dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), sudah kami siapkan penggantinya. Jika yang TD ditelusuri lagi, ditambah TMS yang sudah kami siapkan gantinya, kami optimis bisa lolos,” ujar Fakhrizal kepada Minangsatu, Sabtu (25/7).
Permintaan buat menelusuri TD itu kembali, menurut Fakhrizal cukup beralasan, karena sewaktu tim KPU ke lapangan melakukan verfak, bisa saja ada masyarakat yang sedang tidak ditempat. “Tapi jumlah TD yang mencapai 100 ribu ini, kan cukup aneh dan mengejutkan,” ulas mantan Kapolda Sumbar ini seolah-olah mempertanyakan keganjilan itu.
Merasa ada yang aneh itu lah, maka Fakhrizal berencana meaporkannya ke Bawaslu dan DKPP. “Kami akan melapor hari Selasa,” tukasnya.
Sementara itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam pleno verfak yang digelar KPU Sumbar, Kamis (23/7), jumlah dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) hanya sebanyak 130.256 dukungan, padahal syarat minimal supaya lolos sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar adalah 316.051 dukungan KTP.
Karena hanya mengantongi 130.256 dukungan yang MS, paslon Fakhrizal-Genius mesti mencari sebanyak 371.590 dukungan KTP lagi, atau dua kali lipat dari 185.795 dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS). (Minangsatu/te)











Komentar