oleh

Seminar Berbayar di Padang; Guru Bingung, Pernyataan Kadisdik Bertolak Belakang dengan Rekomendasinya  

Seminar Berbayar di Padang; Guru Bingung, Pernyataan Kadisdik Bertolak Belakang dengan Rekomendasinya

Padang, Siberindo- Para guru SD dan SMP se kota Padang jadi bingung dengan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova bahwa tidak ada paksaan alias wajib untuk mengikuti seminar dan workshop berbayar sementara dalam surat rekomendasinya meminta semua guru mengikuti dengan wajib membayar Rp 200 ribu perorang.

Acara bakal digelar 6- 8 Juli 2023 itu adalah kerjasama Pemerintah Kota Padang dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat serta Indonesia Inspiring Teacher selaku Promotor Ivent yang menjanjikan kegiatan tersebut ditayangkan pada acara Coffee Break di TV One. Padahal program tersebut tidak ada lagi di TV One.

Kegiatan ini ditentang oleh Khairul Jasmi yang telah diberitakan sebelumnya buka link https://sumbar.siberindo.co/18/06/2023/pwi-sumbar-adakan-seminar-berbayar-khairul-jasmi-guru-sengsara-sejak-dulu/.
Khairul Jasmi yang Wartawan Senior dan Pemimpin Redaksi Singgalang gerah dengan kegiatan berkedok berbayar yang sejak dulu guru-guru selalu menjadi objek . “Sudahlah guru marasai dari dulu, jangan dibebankan juga, walaupun hanya Rp.200 ribu.
Puluhan guru guru menyatakan keberatan dengan seminar tersebut,” sebut Khairul yang menerima WA keberatan sang guru.

Baca Juga  Vaksin Sinovac Tahap Pertama yang Dilakukan Puluhan Personil Polres Kepulauan Mentawai

Anehnya lagi, kok PWI mau terlibat pula. Apa ndak sasek tu. Biasanya PWI senjatanya mengkritik kok sekarang terlibat dengan seminar yang memberatkan. Apalagi seminarnya lewat zoom.

Sementara itu Dinas Pendidikan Kota Padang dalam surat rekomendasinya  terkait acara tersebut, meminta semua guru dalam jajarannya untuk mengikuti. Mulai dari guru PNS, Non PNS/Honorer atau P3K.

Baca Juga  Suami-istri Stroke Rumah Ludes pula Terbakar; Begini Ceritanya

Setiap peserta diminta membayar uang pendaftaran Rp. 200.000/orang dengan bentuk kegiatan seminar dan workshop daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Dari jumlah pendaftaran tersebut panitia menargetkan acara bakal diikuti 10.000 orang guru yang bakal mendapatkan materi secara daring.

Dengan munculnya edaran rekomendasi Dinas Pendidikan Kota Padang Nomor : 400.3/173/DIKBUD/V/2023 tersebut, sejumlah guru mengaku serba salah untuk menyikapi. Lantaran acara berbayar tersebut hanya disajikan dalam bentuk daring atau virtual.

“Padahal pusat kegiatan di Kota Padang tapi kenapa masih dilakukan secara virtual, sebab penerimaan materi itu lebih masuk itu dengan cara tatap muka,” ujar salah satu guru Sekolah Dasar (SD) di Padang yang tak mau namanya disebutkan.

Menurutnya, secara materi memang bagus tapi sangat disayangkan pihak dinas mewajibkan para guru untuk ikut dan terpaksa membayar. Apalagi tidak semua guru berpenghasilan sama atau menerima dana sertifikasi.

Baca Juga  Wako Hantarkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020

Pesan berantai lewat WA grup guru telah beredar yang mengharuskan guru mengikutinya. Lengkapnya di bawah ini pesan tersebut;

Assalamu’alaikum Wr Wb
Yth. Bpk/Ibu :
Ketua K3S SD N/S
Ketua MKKS SMP N/S

Sehubungan dengan kegiatan Padang Ispiring Teacher, dengan ini kami krimkan blanko pendaftaran untuk masing2 Kecamatan. Tiket sudah bisa diambil pada hari Selasa dan Rabu, 20-21 Juni 2023 pada jam kerja di bidang Dikdas Lt 2 (melalui Ibu Any) dengan membawa Daftar Guru dan Biaya yang sudah ditentukan.
Demikian kami sampaikan untuk dapat dilaksanakan
Terima kasih.CC. Yth:Kadisdik,
Sekretaris.**

News Feed