Tiku, siberindo.co — Sebanyak 26 siswa dari berbagai sekolah dari 2 kecamatan berhasil dijaring tim Saptol.PP Agam di kawasan pantai Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara, Selasa,(27/9).
Para pelajar itu terjaring operasi khusus yang dilakukan personil Satpol.PP Agam saat jam belajar berlangsung, dimana para siswa berkeliaran di kawasan pantai tersebut, menggunakan atribut dan pakaian sekolah.
Data yang diperoleh kaba12.com dari Yul Amar, S,Ip, Kabid.Tibum-Tranmas Satpol.PP Agam, dari 26 orang pelajar yang diamankan tersebut, masing-masing 5 orang pelajar SMP Muaro Putuih, 4 orang pelajar SMPN 1 Tiku, 11 orang siswa SMAN 1 Ampek Nagari, 1 orang siswa SMA Muhammadiyah dan 1 orang siswa SMA Paket.
Para siswa yang terjaring, langsung dibawa ke kantor camat Tanjung Mutiara untuk diberikan pembinaan untuk memberi efek jera bagi para siswa tersebut kemudian diserahkan pada pihak sekolah untuk dibina lebih lanjut setelah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal yang sama.
Menurut Yul Amar, Kabid.Tibum-Tranmas Satpol.PP Agam, operasi penertiban siswa yang bolos saat jam belajar itu, menjadi salah satu agenda khusus pihaknya untuk mendorong optimalnya kegiatan pendidikan di berbagai sekolah.
Pasalnya, kegiatan pendidikan menjadi salah satu poin penting yang secara khusus diawasi oleh Satpol.PP Agam, terutama para pelajar yang berkeliaran saat jam belajar berlangsung, “ kita terus intensifnya operasi di lapangan, tidak hanya untuk memberi efek jera, agar para siswa mentaati ketentuan di sekolah, tapi juga mendorong para siswa, untuk betul-betul paham dengan aturan yang berlaku di sekolah, “ sebut Yul Amar lagi.
Sementara para pelajar yang berhasil dijaring itu, setelah diberikan pembinaan, langsung dijemput pihak sekolah atau orangtua yang bersangkutan, setelah PPNS Satpol.PP Agam melakukan pemeriksaan dan pendataan.
HARMEN/kaba12.com
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,
Painan, Siberindo Tradisi “Balimau Paga” yang merupakan ritual adat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H berlangsung meriah meskipun dalam cuaca hujan di